Categories: Bangka Selatan

Bupati Riza Herdavid Minta Pemerintah Desa Aktif Verifikasi Data Desil Masyarakat

TerabasNews, TOBOALI — Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP meminta pemerintah desa bersama Dinas Sosial dan perangkat daerah terkait lebih aktif melakukan verifikasi terhadap perubahan data desil masyarakat. Arahan tersebut disampaikan saat pelantikan tujuh kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2026 di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Bangka Selatan, Kamis (10/9/2026).

Bupati menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait perubahan kategori desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. Ia menegaskan pemerintah desa tidak boleh sekadar menerima data tersebut, melainkan ikut melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Saya minta seluruh dinas terkait bersama kepala desa membuat kolektif aduan terkait desil ini, karena banyak rakyat yang seharusnya menjadi penerima bantuan,” ujar Riza.

Akurasi data desil dinilai sangat krusial karena berkaitan langsung dengan akses masyarakat terhadap berbagai program perlindungan sosial dan pendidikan. Salah satu dampak yang disorot adalah terganggunya bantuan pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) akibat perubahan kategori desil yang tidak tepat. Riza mencontohkan mahasiswa yang semula berada di desil 4 berubah menjadi desil 6 meskipun kondisi ekonominya tidak berubah.

Oleh karena itu, Bupati meminta persoalan ini ditangani secara bersama melalui koordinasi Dinas Sosial, pemerintah desa, APDESI, dan instansi terkait. Sekretaris Daerah juga diminta segera mengoordinasikan langkah perbaikan data sekaligus berkonsultasi dengan pemerintah pusat mengenai mekanisme pemutakhiran data desil.

“Kita memang tugasnya memperbaiki dan mengusulkan. Walaupun yang menentukan nanti desilnya turun atau naik tetap pemerintah pusat, saya selaku Bupati Bangka Selatan akan terus meng-update ini ke pemerintah pusat, termasuk ke Kementerian Sosial, agar desilnya sesuai dengan fakta di lapangan,” tegasnya.

Bupati menempatkan kepala desa sebagai ujung tombak akurasi data, karena merekalah yang paling memahami kondisi warga.

“Yang tahu fakta di lapangan adalah pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Bapak kepala desa lebih tahu siapa masyarakat yang layak menerima bantuan dan siapa yang tidak layak,” katanya.

Ia menegaskan jangan sampai masyarakat yang berhak kehilangan haknya hanya karena ketidaktepatan data.

“Yang layak dibantu, bantu. Yang tidak layak, jangan dibantu. Hak rakyat harus diperjuangkan,” pungkasnya.

Tujuh kepala desa yang baru dilantik pun diharapkan menjadikan pemutakhiran data masyarakat sebagai salah satu prioritas pemerintahan desa, sehingga penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran. (**)

TerabasNews

Recent Posts

Tak Sekadar Menambang, PT TIMAH Kembali Restocking 1.000 Kepiting Bakau di Kundur

TerabasNews, KUNDUR -- Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan di wilayah operasional PT TIMAH…

2 hours ago

<em>Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Babel Perkuat Komitmen Hadirkan Layanan Kelistrikan Terbaik</em>

TerabasNews, Pangkalpinang, 16 September 2026 – Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero)…

2 hours ago

Didit Srigusjaya Sorot Ketidakakuratan Data Desil, Minta Pemerintah Pusat Tunda Penggunaan Data Sementara

TerabasNews, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya menyoroti ketidaktepatan klasifikasi desil…

3 hours ago

Edi Nasapta Kritik Terhadap Kekacauan Pendataan Penetapan Desil Masyarakat

TerabasNews, PANGKALPINANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai NasDem, Edi…

4 hours ago

PLN dan Pelindo Perkuat Elektrifikasi Maritim Menuju Green Port, Resmikan Onshore Power Supply 1 MVA di Tanjung Priok

TerabasNews, Jakarta, 17 September 2026 - PT PLN (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) meresmikan…

4 hours ago

Empat Tahun Berjuang Melawan Kanker, Aswandi Dapat Uluran Bantuan PT TIMAH

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Hampir empat tahun Aswandi (51) warga Kota Pangkalpinang harus berjuang menghadapi kanker…

4 hours ago