Categories: Pangkalpinang

Peringati Hari Koperasi Ke-79, Pemkot Pangkalpinang Percepat Pembentukan Dan Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Rapat Koordinasi Koperasi se-Kota Pangkalpinang dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, sekaligus mempercepat pembentukan serta penguatan tata kelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi di Pangkalpinang, Kamis. Kegiatan ini bertujuan menyinergikan seluruh pihak terkait agar pembangunan dan pengelolaan koperasi berjalan optimal, sehingga mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

“Rakor ini menjadi forum untuk menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dari pengurus koperasi terkait pengelolaan koperasi ke depan,” ujar Dessy.

Dijelaskannya, target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kota Pangkalpinang berjumlah 42 unit. Hingga saat ini baru dua koperasi yang telah diresmikan, sedangkan sisanya masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya.

Ia menegaskan pengembangan KDMP harus disesuaikan dengan karakteristik Kota Pangkalpinang sebagai daerah yang berbasis perdagangan dan jasa, bukan sektor perkebunan maupun pertanian.

“Kota Pangkalpinang bukan daerah perkebunan atau pertanian. Karena itu arah pengembangan koperasi harus menyesuaikan karakteristik daerah, misalnya menjadi gerai sembako, LPG dan kebutuhan masyarakat lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Perwira Penghubung Kodim 0413/Bangka Mayor Ronal Manik menyatakan pihaknya hanya berperan memberikan asistensi dan pendampingan selama proses pembangunan koperasi, tanpa terlibat langsung dalam pengelolaan.

“Kami tidak terlibat langsung, hanya membantu dalam bentuk asistensi, termasuk pada proses pengadaan lahan apabila diperlukan,” ungkapnya.

Ia mengakui ketersediaan lahan di sejumlah desa dan kelurahan menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi saat ini. Selain itu, pemilihan lokasi juga diperhatikan agar berada di tempat yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat, sehingga koperasi dapat benar-benar memenuhi kebutuhan warga setempat.

Ke depannya, pengembangan koperasi juga akan diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital, termasuk penerapan sistem pembayaran non-tunai.

“Kami berharap seluruh pelayanan koperasi nantinya terhubung dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS maupun layanan fintech lainnya sehingga masyarakat semakin mudah bertransaksi dan koperasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” harap Ronal. (**)

TerabasNews

Recent Posts

Tiga Pemuda di Desa Payung Ditangkap Polisi,<br>Barang Bukti 0,43 Gram Diamankan

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Satuan Reserse Narkoba ( Sat Resnarkoba) Polres Bangka Selatan besama unit…

10 hours ago

PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik

TerabasNews, Jakarta, 3 September 2026 - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)…

12 hours ago

Polres Belitung Ungkap Dua Kasus Narkotika, Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Disita

TerabasNews, Polres Belitung melaksanakan kegiatan Press Release pengungkapan dua kasus tindak pidana narkotika, yang dipimpin…

12 hours ago

DLH Pangkalpinang Terima Bantuan Tempat Sampah Lima Warna dari BNI Cabang Pangkalpinang

TerabasNews, PANGKALPINANG — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang menerima bantuan tempat sampah terpilah lima…

12 hours ago

PT TIMAH dan PMI Bersinergi Jaga Stok Darah untuk Masyarakat

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI)…

13 hours ago

Tim ERG PT TIMAH Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Terdampak Gempa di NTT

TerabasNews, ENDE -- Kepedulian PT TIMAH (Persero) Tbk terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa…

13 hours ago