Categories: DPRD

Soroti Kesenjangan Harga Sawit, Yogi Maulana Desak Perusahaan Perhatikan Nasib Petani

TerabasNews, PANGKALPINANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung dari Fraksi Gerindra, Yogi Maulana, menyoroti pentingnya peran perusahaan kelapa sawit agar tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan semata. Ia menegaskan bahwa keberadaan industri tersebut seharusnya juga membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan yang diterima terkait rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dibeli oleh perusahaan di sejumlah wilayah.

Menurut Yogi, kondisi ini menjadi persoalan serius mengingat mayoritas masyarakat di daerah tersebut menggantungkan hidup dari sektor perkebunan. Ia menyebut lebih dari 60 persen warga Bangka Belitung merupakan petani sawit yang menjadi penggerak roda perekonomian daerah.

“Perusahaan jangan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan nasib masyarakat. Petani sawit adalah tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Yogi.

Soroti Kesenjangan Harga Antar Wilayah

Selain soal orientasi bisnis, Yogi juga menyoroti adanya perbedaan harga TBS yang cukup signifikan antarwilayah di Bangka Belitung. Di Kabupaten Belitung, harga TBS disebut sudah menembus di atas Rp3.000 per kilogram. Sementara itu, di sejumlah daerah di Pulau Bangka, harga masih berada di bawah angka tersebut.

Kesenjangan ini dinilai tidak wajar dan perlu mendapat perhatian serius. Yogi bahkan menyinggung adanya salah satu perusahaan di wilayah Simpang Rimba yang kerap menetapkan harga lebih rendah dibandingkan perusahaan lainnya.

Minta Penegak Hukum Turun Tangan

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Yogi meminta aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan kejaksaan, untuk ikut turun tangan melakukan pengawasan. Hal ini dilakukan agar mekanisme penetapan harga TBS berjalan lebih adil dan tidak merugikan pihak petani.

“Harus ada pengawasan agar harga sawit lebih berpihak pada kesejahteraan petani, bukan justru sebaliknya,” tegasnya.

DPRD berharap adanya langkah konkret dari berbagai pihak untuk memastikan stabilitas harga sawit, sehingga para petani dapat merasakan hasil yang layak dari usaha yang mereka jalankan.

TerabasNews

Recent Posts

PBB Jadikan Kejuaraan Drag Bike di Bangka Bagian Perayaan Milad ke-28, Bidik Kebangkitan Menuju Pemilu

TerabasNews, BANGKA – Penjabat (Pj) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB),…

10 hours ago

Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Gubernur Hidayat Arsani Pimpin Penanaman Massal 3.300 Bibit di Pantai Menuang

​TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mempertegas komitmennya dalam memulihkan…

17 hours ago

Milad Ke-28 PBB Berlanjut, Kejuaraan Drag Bike 201 Meter Digelar di Bangka

TerabasNews, PANGKALPINANG – Rangkaian peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) berlanjut dengan menggelar Kejuaraan…

1 day ago

Wujudkan ‘Babel Berdaya 2029’, Gubernur Hidayat Arsani Instruksikan BPBD Sigap Salurkan Air Bersih

TerabasNews, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

1 day ago

PLN Electric Run Kembali Hadir, Siap Dorong Kampanye Hidup Sehat dan Transisi Energi

TerabasNews, Jakarta, 25 Juli 2026 - PT PLN (Persero) siap menggelar PLN Electric Run 2026…

2 days ago

Khitanan Massal Jadi Tradisi Tahunan, PT TIMAH Dukung Kegiatan Sosial di Desa Air Gantang

TerabasNews, BANGKA BARAT -- PT TIMAH (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan…

2 days ago