Tegas dan Rasional

Sambut HBKN. Disperindag Babel Gelar Rakor dan Sinkronisasi Stok dan Pasokan Bapok di Babel. ” Stok dan Pasokan Aman”

0 379

TerabasNews, Pangkalpinang-Dalam rangka memperingati HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) bulan Ramadhan yang jatuh pada Februari 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447H di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2026.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan dukungan dari Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung akan mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi untuk menjaga ketersediaan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok yang ada di para pelaku usaha dan distributor.

Acara tersebut berlangsung pada Jumat (13/2) di Ruang Rapat Pelawan, Lantai III Kantor Bank Indonesia PerwakilanBangka Belitung, yang di hadiri oleh seluruh pelaku usaha dan distributor serta jajaran BI Babel, Biro Ekonomi Setda Babel, Dishub Babel, Polda Babel dan Disperindag Babel.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Subekti Saputra menjelaskan pertemuan yang diinisiasi oleh Disperindag Provinsi Babel bersama pwkau usaha dan distributor dalam rangka koordinasi ketersediaan stok sembako atau bapok dan pasokan barang kebutuhan pokok dan barang penting lainya.

Selain itu, audensi yang dilakukan juga dalam upaya untuk mensinkronkan data stok dan dan pasokan ketersediaan stok dan data pasokan barang kebutuhan pokok yang ada di para pelaku usaha dan distributor.

“Jelang hari HBKN ini, kita butuh informasi data stok dan pasokan sembako. Informasi itu penting apakah stok dan pasokan aman jelang HBKN, biasanya jelang Ramadhan ni, kebutuhan meningkat, dan informasi hal tersebut semua stok dan pasokan sembako aman, ininlah fungsi koordinasi. Jika ada hal-hal lain, hambatan misalnya, silahkan diungkapkan,” Katanya.

Sementara itu, Rifki Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan Hari Besar Keagamaan Nasional bertujuan untuk memastikan stabilitas harga, ketersediaan stok, dan kelancaran distribusi bahan pokok, serta menjamin keamanan pangan bagi masyarakat menjelang, selama, dan setelah hari besar keagamaan.

“Langkah ini krusial untuk mencegah inflasi, menekan potensi penimbunan, dan menjaga daya beli masyarakat dan Informasi dari bapak dan ibu, semua aman, ” Imbuhnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan stabilitas pasokan dan harga pangan di Provinsi Babel tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan nyaman.

Leave A Reply

Your email address will not be published.