Categories: PLN

Cetak Rekor Hanya Satu Pekan, PLN Bangun Pembangkit Listrik Untuk Terangi Banda Aceh

Terabasnews, Banda Aceh —PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero) membukukan rekor nasional tercepat membangun pembangkit listrik di Nanggroe Aceh Darussalam. Pembangkit berkekuatan 5 MW (Megawatt) tersebut dibangun hanya sepekan (1 minggu) dan akhirnya masuk ke sistem kelistrikan Banda Aceh, hari Sabtu (13/12/2025).

Hal tersebut diutarakan Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN Persero Rizal Calvary Marimbo di Lueng Bata, Banda Aceh.

“Dua minggu lalu saya meneken administrasinya dan hanya seminggu tepatnya 5 hari kerja penuh siang dan malam kemudian masuk 5 MW ke sistem, dan besok lagi 5 MW. Total 10 MW dari Lueng Bata,” ujar Rizal, Minggu (14/12/2025).

Rizal mengatakan, rekor tercepat sebelumnya PLN mampu membangun pembangkit listrik dalam waktu dua bulan. Dia mengatakan rekor ini terjadi berkat dorongan dan motivasi dari Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat layanan kelistrikan di Banda Aceh. “Menteri ESDM memasang target agar hari ini, Sabtu, pembangkit Leung Bata segera menyalah dan kami sanggupi,” ucap Rizal.

Rizal mengatakan, petugas PLN bekerja siang-malam non stop membangun pembangkit ini yang dibagi dalam tiga shift.

Nantinya, setelah PLTD Leung Bata 10MW ini, akan segera selesai lagi di Krueng Raya sebesar 15 MW dan menyusul di Ule Kareng 25 MW, Banda Aceh.

Rizal mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas kerja keras petugas dan karyawan PLN di lapangan. “Mereka yang tanpa lelah siang malam bekerja keras untuk perlahan-lahan untuk menuju pemulihan total listrik di Banda Aceh,” papar dia.

Rizal mengatakan, pihaknya tengah bekerja keras siang dan malam membangun pembangkit sebesar MW 100 MW di dalam Kota Banda Aceh dan di sekitar Kota sehingga sebelum ramadhan nanti keandalan listrik di Banda Aceh semakin kuat

“Jadi, kelemahannya di Kota Banda Aceh ini tidak ada pembangkit-pembangkit listrik yang berdaya besar. Sehingga harus bergantung pada daya tertransfer dari tempat yang jauh dari Arun dan Nagan. Sebab itu, kami inisiasi menambah 100 MW di Banda Aceh agar Banda Aceh ini kuat dan mandiri daya lisriknya,” ujar Rizal yang sudah dua minggu ini berkantor di Banda Aceh.(*).

TerabasNews

Recent Posts

Jaga Stabilitas Keamanan, Kapolres Bangka Tengah Andalkan Patroli dan Peran Bhabinkamtibmas

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pendekatan pencegahan menjadi strategi utama yang akan diterapkan Kapolres Bangka Tengah…

10 hours ago

Tumbuh Bersama Masyarakat Sawang Laut, PT TIMAH Dorong Ekonomi, Budaya, dan Kemandirian Desa

TerabasNews, KARIMUN -- Kehadiran PT TIMAH (Persero) Tbk di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat,…

10 hours ago

Gratis dan Dekat dengan Warga, Ratusan Masyarakat Sudah Rasakan Manfaat Mobil Sehat PT TIMAH di tahun 2026

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Program Mobil Sehat PT TIMAH (Persero) Tbk terus bergerak memperluas akses layanan…

10 hours ago

Matangkan Persiapan HUT RI ke -81, Pemkab Bangka Selatan Tekankan Sinergi Lintas Sektor

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar rapat persiapan Hari Ulang Tahun (HUT)…

11 hours ago

Mendesak Penyelesaian Masalah Pembelian Pasir Timah, Wakil Ketua DPRD Babel Minta PT Timah Berkoordinasi dengan Forkopimda

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Beliadi,…

12 hours ago

Anggota Komisi III DPRD Babel Yogi Maulana Minta PT Timah Evaluasi RKAB Secara Menyeluruh

TerabasNews, PANGKALPINANG – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,…

13 hours ago