Categories: Opini

Penyebab Anak Muda Sangat Bergantungan Pada Sosial Media Saat Ini

nama : nyimas naysha arrizqiyya fakultas: ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung program studi: Sastra inggris

Media sosial telah menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan dari kehidupan anak muda. Aplikasi seperti TikTok, Instagram, WhatsApp, dan X menjadi tempat mereka berkomunikasi, mencari hiburan, belajar, dan mengekspresikan diri mereka sendiri. Media sosial juga sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan saat ini. Namun, kemudahan akses ini juga memicu ketergantungan yang berlebihan.
Lalu fenomena anak muda yang saat ini sangat tergantungan pada media sosial semakin terlihat jelas, Menurut berbagai penelitian, salah satu penyebab utama ketergantungan ini adalah adanya “Reward System” di otak yang aktif ketika menerima like, komentar, atau pesan, sehingga menciptakan rasa puas yang membuat pengguna ingin terus membuka media sosial. Selain itu, algoritma media sosial yang secara otomatis menampilkan konten sesuai minat pengguna membuat mereka terus terpancing untuk melihat lebih banyak, hingga tidak sadar menghabiskan waktu berjam-jam. Kombinasi faktor psikologis, sosial, dan teknologi inilah yang membuat ketergantungan pada media sosial semakin sulit dihindari bagi generasi muda masa kini.
Berikut beberapa penyebab utama mengapa anak muda sangat terpengaruh pada media sosial:

  1. Kemudahan Dalam Mengekspresikan Diri
    Media sosial menyediakan ruang bebas untuk menunjukkan hobi, bakat, pendapat, atau kehidupan sehari-hari.
  2. Sebagai Pelarian dari Stres dan Masalah
    Banyak anak muda memanfaatkan media sosial sebagai tempat kabur dari tekanan sekolah, keluarga, atau pergaulan. Konten hiburan dan komunikasi online terasa lebih ringan dibandingkan dunia nyata, sehingga menjadi tempat pelarian yang nyaman.
  3. Fear of Missing Out (FOMO)
    Ketakutan tertinggal informasi atau tren membuat anak muda merasa perlu selalu online. Notifikasi yang terus muncul juga memperkuat dorongan untuk tidak melewatkan apa pun.
  4. Lingkungan Sosial yang Sangat Digital
    Di mana anak muda tumbuh dalam era digital, hampir semua orang di sekitar mereka menggunakan media sosial. Kondisi ini menjadikan media sosial sebagai standar komunikasi utama. Lingkungan yang digital membuat anak muda merasa harus ikut aktif agar tetap terhubung dan tidak dianggap “ketinggalan zaman”.
    Berikut cara mencegah ketergantungan pada media sosial pada anak muda:
  5. Mengisi Waktu dengan Aktivitas Positif
    Olahraga, membaca, mengikuti komunitas, atau hobi kreatif bisa mengalihkan perhatian dari media sosial dan mengurangi ketergantungan.
  6. Mengatur Durasi dan Jadwal Pemakaian
    Membatasi waktu penggunaan, misalnya 1–2 jam per hari, dapat mengurangi kebiasaan scroll tanpa tujuan. Fitur screen time pada ponsel sangat membantu.
  7. Membiasakan Interaksi Tatap Muka
    Menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman secara langsung dapat membantu membangun hubungan yang lebih sehat dan mengurangi ketergantungan pada interaksi digital.

Ketergantungan anak muda pada media sosial disebabkan oleh kombinasi faktor psikologis, sosial, dan teknologi. Meski media sosial memiliki banyak manfaat, penggunaan berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, produktivitas, dan interaksi sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan waktu, kesadaran diri, serta pola penggunaan yang lebih sehat. Dengan cara pencegahan dan saran yang tepat, anak muda dapat menikmati manfaat media sosial tanpa terjebak dalam ketergantungan.

TerabasNews

Recent Posts

Dari Bangka ke China, PT TIMAH Dukung Cantabile Bawa Harmoni Melayu ke Panggung Asia

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kesempatan generasi muda Bangka Belitung untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah…

6 hours ago

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Selesaikan Persoalan Tata Ruang, IUP, Aset, dan Agraria, Gubernur Babel Buka Persoalan di DPR RI

TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…

23 hours ago

BPKP Babel Lakukan Evaluasi Maturitas SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…

1 day ago

RSUD Kriopanting Bangka Selatan Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik Tingkat Cabang BPJS Kesehatan 2026

TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…

1 day ago

<em>Polda Babel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih Ke Warga Desa Kemuja Terdampak Kekeringan</em>

TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…

1 day ago

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT TIMAH Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…

1 day ago