Categories: OpiniPendidikan

Pengaruh globalisasi penggunaan ai bagi pengerjaan tugas mahasiswa

nama : Aden rival
Nim : 5122511030
Jurusan : Ilmu politik
universitas Bangka Belitung

Globalisasi adalah proses penyatuan global yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam pendidikan, globalisasi memudahkan akses ke berbagai sumber belajar tanpa batas geografis. Salah satu bentuk perkembangan ini adalah kehadiran teknologi AI yang sekarang banyak digunakan oleh mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akademik. AI memungkinkan mahasiswa mendapatkan informasi dengan cepat, menyusun tulisan, dan membantu analisis data. Namun, penggunaan teknologi ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pelajar maupun cara pembelajaran dan integritas akademik.

AI meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas mahasiswa melalui akses informasi cepat dan pembelajaran yang disesuaikan. Platform AI seperti chatbots menyesuaikan materi dengan cara belajar individu, sehingga mahasiswa dapat mengatur waktu lebih efisien dan fokus pada konsep utama. Selain itu, globalisasi memfasilitasi kerja sama antar negara, di mana mahasiswa berbagi ide melalui AI, yang memperkaya argumen tugas dan mendorong inovasi kreatif. Misalnya, alat AI membantu evaluasi otomatis, memberikan umpan balik cepat yang mempercepat revisi tugas. Selain itu, AI juga mendukung kreativitas mahasiswa dalam menulis, membuat presentasi, dan mengatur maupun membuat ide. Dalam beberapa kasus, AI dapat berfungsi sebagai asisten belajar yang membantu memahami konsep pembelajaran dengan lebih cepat (Andriani & Sari, 2024).

Walau bermanfaat, penggunaan AI yang berlebihan bisa menyebabkan ketergantungan, mengurangi kemampuan berpikir kritis dan mengumpulkan kreativitas mahasiswa. Ketika tugas dikerjakan oleh AI tanpa pemahaman yang mendalam, kualitas akademik menurun, dengan risiko plagiarisme yang tersembunyi. Globalisasi memperburuk masalah ini melalui akses mudah ke AI gratis, yang seringkali mengubah makna saat diparafrasekan, terutama dalam bahasa Indonesia. Privasi data juga terancam, karena platform global menyimpan informasi mahasiswa tanpa jaminan keamanan yang mutlak. Selain itu, penggunaan AI juga memunculkan risiko pelanggaran etika akademik, seperti plagiarisme. Meskipun AI bisa membantu menyusun teks, mahasiswa tetap bertanggung jawab atas keaslian karya yang dihasilkan. Tanpa pengawasan yang tepat, AI dapat disalahgunakan untuk menyelesaikan tugas tanpa adanya usaha pribadi.

Globalisasi berperan penting dalam penyebaran teknologi AI. Kemudahan akses internet dan perangkat digital memungkinkan mahasiswa di berbagai negara untuk menggunakan teknologi ini. Di samping itu, globalisasi juga mendorong persaingan akademik yang semakin tinggi, sehingga mahasiswa mencari cara yang lebih efektif untuk menyelesaikan tugas, termasuk dengan memanfaatkan AI. Dalam konteks ini, AI menjadi bagian dari transformasi digital dalam pendidikan. Namun, kebijakan dan literasi digital yang baik diperlukan agar penggunaannya tetap dalam batas yang etis.

Globalisasi dalam penggunaan AI mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas, menawarkan efisiensi dan aksesibilitas sembari menantang integritas dan kesetaraan. Dampaknya tergantung penggunaan terhadap pengelolaan yang bijaksana. Pendidikan tinggi harus beradaptasi, memastikan AI berfungsi sebagai alat pemberdaya, bukan pengganti pemikiran manusia. Masa depan tugas akademik akan lebih bervariatif, menggabungkan kecerdasan manusia dan mesin untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif secara global.

DAFTAR PUSTAKA
Andriani, R., & Sari, D. P. (2024). Pengaruh penggunaan AI terhadap pengerjaan tugas mahasiswa. J-Innovative, 5(2), 1-10. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/16147
Kementerian Pendidikan RI. (2024). Survei Penggunaan AI di Perguruan Tinggi.
UNESCO. (2021). Artificial Intelligence in Education: Guidance for Policy-makers. Paris: UNESCO Publishing.

TerabasNews

Recent Posts

Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

TerabasNews, BELITUNG TIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah…

2 days ago

<em>Tim URC Polda Babel Gelar Patroli Di Pangkalpinang, Bubarkan Remaja Nongkrong Hingga Tengah Malam</em>

TerabasNews - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Bangka Belitung menggelar patroli rutin. Patroli dilakukan…

2 days ago

Ketua DPRD Pangkalpinang Bantah Ada Imbalan Usai Kejari Hentikan Kasus SPPD Anggota Dewan‎

‎TerabasNews, Pangkalpinang , — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari)…

2 days ago

<em>PT PLN Apresiasi PT MSP Konsisten Pakai Energi Hijau, Harwendro: Transisi Energi untuk Bangka Belitung</em>

TerabasNews, BANGKA -- PT PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung mengapresiasi PT Mitra Stania Prima…

2 days ago

Dorong Ekonomi Desa, PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus membuka ruang kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

2 days ago

Bawaslu Babel Luncurkan “Bawaslu Membelajarkan Volume 2”, Perkuat Pemahaman Masyarakat Kawal Proses Pemilu

TerabasNews, PANGKALPINANG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan program edukasi Bawaslu…

2 days ago