Tegas dan Rasional

Polda Babel Gelar Operasi Zebra Menumbing 2025, Prioritaskan Edukasi dan Keselamatan Jelang Nataru

0 279

TerabasNews, Pangkalpinang – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung telah melaksanakan Apel Pasukan Operasi Zebra Menumbing 2025 di Markas Komando Polda sebagai langkah strategis meningkatkan ketertiban serta keselamatan lalu lintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepulauan Bangka Belitung, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Pringadhi Supardjan, menyatakan bahwa Operasi Zebra tahun ini melibatkan 343 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), berbagai instansi terkait, serta pemerintah daerah.

“Operasi Zebra ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kesadaran dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang periode Nataru. Fokus utama operasi ini adalah meningkatkan keselamatan dan ketertiban di jalan raya,” ujar Kombes Pol Pringadhi Supardjan di Pangkalpinang, Senin (17/11/2025).

Beliau menjelaskan bahwa pendekatan yang diterapkan dalam operasi tahun ini lebih mengutamakan edukasi kepada masyarakat. Perubahan ini merupakan respons terhadap pola penegakan hukum sebelumnya yang cenderung represif.

“Pendekatan yang lebih humanis akan diimplementasikan melalui kegiatan edukasi dan pemberian imbauan kepada masyarakat. Kami percaya bahwa masyarakat telah memahami aturan lalu lintas, sehingga penekanan akan diberikan pada peningkatan kesadaran dan disiplin diri,” tambahnya.

Kombes Pol Pringadhi Supardjan menyoroti beberapa pelanggaran yang masih sering terjadi, seperti penggunaan telepon seluler saat berkendara, tidak menggunakan helm, dan pelanggaran terkait kapasitas penumpang. Kondisi ini diperburuk oleh cuaca yang tidak menentu, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, baik untuk menelepon maupun membaca pesan. Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab setiap individu,” tegasnya.

Operasi Zebra juga akan berkontribusi dalam mengatasi potensi kemacetan di area pelabuhan dan terminal, melalui penempatan personel di titik-titik strategis dan pelaksanaan patroli rutin.

“Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas akan dilakukan secara terukur dan proporsional, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas. Pengejaran terhadap pelanggar tidak akan dilakukan,” jelasnya.

Dirlantas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif sebagai “polisi bagi diri sendiri” dengan mematuhi seluruh peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, Jasa Raharja, serta media, untuk terus mengingatkan masyarakat akan risiko yang terkait dengan lalu lintas. Mari kita tingkatkan ketertiban dan konsentrasi saat berkendara,” pungkasnya. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.