Categories: PT. TIMAH

Bangkit Dari Keterpurukan, Rumah Ayam Potong Afriani Mitra Binaan PT TIMAH Tbk Pelayanan Tepat Waktu dan Cepat

TerabasNews, PANGKALPINANG — Suara mesin pencabut bulu ayam dan mesin steam air terdengar berpadu dari dalam tempat pemotongan ayam CV Karimah Amanah Sejahtera milik Afri (44). Dari bangunan setengah permanen di Jalan Aik Akik, Tua Tunu, Pangkalpinang, Afri mengawasi aktivitas usahanya yang telah ia jalankan selama delapan tahun terakhir.

Kesuksesan yang dirasakan Afri saat ini tidak datang mudah. Jatuh bangun dalam membangun usaha sudah Ia lalui sejak memutuskan banting setir dari peternak ayam menjadi pelaku usaha ayam potong.

“Tahun 2016 kami mengalami keterpurukan, kami bangkrut. Lalu tahun 2018 saya mulai merintis kembali dari nol. Alhamdulillah sekarang usaha sudah stabil dan
mulai berkembang,” kenangnya.

Kini, Afri pemilik nama lengkap Afriani Siska mampu menjual ayam potong antara 300 hingga 2.000 ekor per hari, bahkan bisa menembus 3.000 ekor pada momen tertentu seperti Maulid Nabi, bulan ruah, Ramadan, Idulfitri, dan Tahun Baru.

Dengan menjaga kualitas dan pelayanan, usaha CV Karimah Amanah Sejahtera tumbuh pesat. Jumlah karyawan yang awalnya hanya tiga orang kini meningkat menjadi 14 orang.

“Kami harus bergerak cepat dan tepat waktu. Pelanggan ingin ukuran sesuai permintaan dan pengiriman tepat jadwal. Jika usaha ini maju, karyawan pun ikut merasakan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Seiring meningkatnya permintaan, Afri sempat kesulitan memenuhi kebutuhan pengantaran karena keterbatasan armada. Ia membutuhkan mobil operasional tambahan, namun modal yang tersedia tidak mencukupi.

Hingga akhirnya, ia mendapatkan informasi mengenai program pinjaman modal bagi UMKM dari PT Timah Tbk.

“Dengan pelayanan cepat, satu mobil operasional terasa tidak cukup. Alhamdulillah berkat pinjaman modal dari PT TIMAH Tbk, kami bisa membeli mobil tambahan untuk operasional. Setelah itu, permintaan ayam juga ikut meningkat,” ungkapnya.

Selain bantuan modal, Afri juga merasakan manfaat lain sebagai mitra binaan PT TIMAH Tbk , yakni pelatihan pengelolaan keuangan usaha. Pembekalan ini membantu usaha miliknya menjadi lebih rapi dan profesional.

“PT TIMAH Tbk tidak hanya memberi pinjaman, tapi juga pelatihan pengelolaan keuangan. Pembukuan jadi tertata, kami jadi tahu detail pendapatan dan pengeluaran. Tanpa pembukuan yang rapi, kadang bisa lost control,” ujarnya.

Afri berharap PT TIMAH Tbk terus memberikan ruang dan dukungan bagi para pelaku UMKM agar mereka bisa tumbuh dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Semoga PT TIMH Tbk terus merangkul UMKM agar bisa berkembang dan mendorong ekonomi masyarakat,” harapnya. (*)

TerabasNews

Recent Posts

LPG 3 Kg Langka di Babel, Eddy Iskandar: Penyebabnya Kapal Pengangkut Rusak, Distribusi Tersendat

TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…

6 hours ago

Eddy Iskandar Dorong KWT Babel Jadi Penyuplai Pangan Guna Tekan Inflasi

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…

6 hours ago

Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar Soroti Berbagai Persoalan Yang Dihadapi Guru SMA di Pangkalpinang

TerabasNewa,  Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…

8 hours ago

Ratusan Angler Karyawan PT TIMAH Tbk Meriahkan Fishing Competition 2026 di Sungailiat

TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…

13 hours ago

Anggota Komisi III DPRD  Babel, Yogi Maulana Turun Langsung Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Bangka Selatan

TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…

13 hours ago

<em>Berkas P21, Polda Babel Limpahkan 4 Tersangka Praktik Penimbunan BBM Ilegal Ke Kejaksaan</em>

TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…

14 hours ago