Categories: PLN

PLN ULTG Belitung Edukasi Warga soal Risiko Bermain Layang-Layang di Dekat SUTT

TerabasNews, Belitung, 19 Mei 2025 — Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan keselamatan masyarakat, PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Belitung menggelar sosialisasi bahaya bermain layang-layang di sekitar jaringan transmisi listrik. Kegiatan ini dilaksanakan di Komplek Perumahan Pelangi, Tanjungpandan, Belitung, dengan melibatkan warga setempat serta pengelola lingkungan perumahan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas bermain layang-layang di dekat jaringan listrik tegangan tinggi. Selain berpotensi mengganggu kontinuitas pasokan listrik, benang layang-layang—terutama yang berbahan kawat atau basah—dapat menjadi penghantar listrik yang membahayakan keselamatan jiwa.

Manajer PLN ULTG Belitung, Teddy Mardona menyampaikan bermain layang-layang merupakan salah satu kesenangan dan hobi yang banyak digemari anak-anak. Namun, aktivitas ini bisa menjadi sangat berbahaya apabila dilakukan di dekat jaringan listrik tegangan tinggi.

“Kami mengimbau agar masyarakat, khususnya anak-anak, tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik. Aktivitas ini sangat berisiko karena dapat menimbulkan gangguan pada sistem transmisi serta membahayakan keselamatan,” tegas Manajer ULTG Belitung dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif PLN dalam menekan potensi gangguan kelistrikan akibat layang-layang tersangkut di konduktor saluran udara tegangan tinggi (SUTT/SUTET), yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan pemadaman listrik meluas.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pengelola Komplek Pelangi, Bapak Rusdi, yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Kami sangat mendukung upaya PLN dalam mengedukasi masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas kami, dan kami akan terus mengingatkan agar bermain layang-layang dilakukan di lokasi yang aman dan jauh dari jaringan listrik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain penyampaian materi secara langsung, tim ULTG Belitung juga membagikan media edukasi seperti poster dan leaflet bergambar yang menjelaskan jarak aman terhadap jaringan listrik serta ilustrasi bahaya yang mungkin terjadi.

PLN berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di sekitar infrastruktur kelistrikan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan.

TerabasNews

Recent Posts

Wakil Ketua DPRD Babel Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Pertambangan Timah di Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, menegaskan bahwa perkembangan…

3 hours ago

Dinas Pangan dan Pertanian Pangkalpinang Laksanakan Kegiatan Gerakan Pangan Murah Upaya Menjaga Stabilitas Harga

TerabasNews, PANGKALPINANG – Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang telah melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah…

3 hours ago

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Rangkui Hadir Bantu Masyarakat dan Tekan Laju Inflasi

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan tajuk "Kerito…

3 hours ago

Tekan Inflasi,Pemkot Pangkalpinang Gelar Gerakan Pangan Murah “Kerito Surong Ketapang”

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bertajuk Kerito Surong Ketapang (Kegiatan…

3 hours ago

Jaga Stabilitas Keamanan, Kapolres Bangka Tengah Andalkan Patroli dan Peran Bhabinkamtibmas

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pendekatan pencegahan menjadi strategi utama yang akan diterapkan Kapolres Bangka Tengah…

17 hours ago

Tumbuh Bersama Masyarakat Sawang Laut, PT TIMAH Dorong Ekonomi, Budaya, dan Kemandirian Desa

TerabasNews, KARIMUN -- Kehadiran PT TIMAH (Persero) Tbk di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat,…

17 hours ago