Oleh: Sindy
Jurusan Ekonomi Universitas Bangka Belitung
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Namun, ketergantungan terhadap sektor pertambangan membawa tantangan tersendiri, terutama saat harga komoditas global fluktuatif atau sumber daya mulai menipis. Oleh karena itu, sudah saatnya Bangka Belitung mengarahkan fokus pada diversifikasi ekonomi untuk membangun ketahanan dan keberlanjutan jangka panjang.
Sektor pariwisata, pertanian, dan perikanan merupakan potensi besar yang belum tergarap optimal. Keindahan alam seperti pantai-pantai di Belitung dan kekayaan budaya lokal bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan. Begitu pula dengan produk lokal seperti lada putih Bangka, yang memiliki nilai ekspor tinggi jika diolah dan dipasarkan dengan baik.
Pemerintah daerah perlu bersinergi dengan pelaku usaha dan masyarakat dalam membangun infrastruktur pendukung, peningkatan kualitas SDM, serta promosi investasi yang ramah lingkungan. Tanpa transformasi struktural yang serius, ekonomi Bangka Belitung akan terus rentan terhadap guncangan eksternal.
Dengan langkah yang tepat dan komitmen bersama, Bangka Belitung bisa keluar dari bayang-bayang ketergantungan tambang dan menjadi contoh sukses pembangunan daerah berbasis potensi lokal. (**)
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mendorong ASN, PPPK, dan PJLP memanfaatkan program…
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Reses di Bangka Selatan, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil…
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Nekat edarkan Sabu di wilayah hukumnya, seorang pria berinisial H Bin…
TerabasNews, BANGKA SELATAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Polres…
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Dari secangkir kopi hingga menjaga Kamtibmas Polres Bangka Selatan mempererat kedekatan…