TerabasNews, Toboali- Selama triwulan pertama tahun 2025, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, menangani sebanyak 47 kasus bencana alam dan non bencana alam yang terjadi di wilayah itu, Senin (05/05/2025).
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Bangka Selatan Ardiyansyah menjelaskan, dari total 47 kasus yang telah ditangani damkar itu diantaranya 6 kasus peristiwa bencana alam dan 41 kasus kejadian bencana non alam.
”Untuk kasus bencana alam yang ditangani petugas damkar salah satunya angin kencang, sambaran petir, dan kejadian puting beliung. Dengan jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak 3 orang, dan luka berat 2 orang,” kata Ardiyansyah.
Kemudian untuk kejadian non bencana alam lebih ke permintaan masyarakat salah satunya evakuasi hewan, pencarian orang hilang, dan pembersihan saluran di rumah-rumah masyarakat.
Dari 47 kasus bencana alam dan non bencana alam, Ardiyansyah menafsir jumlah kerugian akibat bencana itu kurang lebih mencapai ratusan juta rupiah.
” Kami juga telah melakukan berbagai guna meminimalisir kejadian baik itu bencana alam dan non bencana alam yang akan terjadi di wilayah Toboali Bangka Selatan,” tuturnya. (SAN)
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Bangka Tengah…
TerabasNews, PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani memimpin Rapat Koordinasi Gubernur dan…
TerabasNews, KARIMUN -- Untuk meringankan biaya pengobatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan, PT TIMAH (Persero)…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Komisi III DPRD Bangka Tengah menegaskan komitmennya mengawal ketat proses reklamasi…
TerabasNews, Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung mengamankan dua orang pelaku penyelewengan bahan bakar minyak (BBM)…
TerabasNews, BANGKA -- Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam memperkuat pengelolaan lingkungan berkelanjutan kembali diwujudkan…