Tegas dan Rasional

HLM TPID Babel : Sinergi Memperkuat Pengendalian Inflasi dan Kelancaran Arus Barang dan Penumpang di Ramadhan/Idul Fitri

0 228

TerabasNews, Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersinergi dengan Bank Indonesia menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID se-Bangka Belitung pada tanggal 25 Februari 2025 bertempat di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur.

HLM dipimpin langsung oleh Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, dan turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asisten Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran Forkopimda, perwakilan Bupati dan Walikota se-Bangka Belitung, serta Pimpinan OPD, instansi vertikal dan Bulog.

Kegiatan HLM ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara TPID dengan mitra strategis dalam mengendalikan inflasi daerah khususnya komoditas bergejolak (volatile food) menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk memastikan kelancaran arus barang maupun penumpang pada saat periode Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur, Sugito, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di daerah, terlebih lagi komoditas pangan di Bangka Belitung sebagian besar masih tergantung dari luar wilayah.

Sugito juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik lebaran 2025. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengambil langkah-langkah terpadu untuk memastikan stabilitas harga, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran transportasi selama bulan Ramadhan dan Idulfitri.

“Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi secara intensif dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan lalu lintas di wilayah Bangka Belitung tetap lancar, aman dan terkendali,” kata Sugito.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy menyampaikan bahwa dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2025, diperlukan koordinasi yang semakin solid antara TPID Provinsi, TPID Kabupaten/Kota dan seluruh mitra strategis guna memastikan ketersediaan pasokan pada rentang harga yang stabil dan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok.

Lebih lanjut, Rommy menambahkan Bank Indonesia akan terus mendukung program strategis pengendalian inflasi daerah, termasuk penguatan ketahanan pangan, digitalisasi sistem pembayaran dan optimalisasi kebijakan moneter untuk mencapai inflasi daerah sesuai dengan target nasional yakni 2,5±1%.

”Sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan dalam pengendalian harga maupun penguatan sumber-sumber ekonomi di daerah akan mendukung pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rommy.

TPID Kabupaten/Kota juga menyampaikan kondisi pasokan bahan pokok di masing-masing daerah pada periode menjelang Ramadhan berada dalam kondisi yang cukup dengan harga yang relatif stabil.

“Hal ini merupakan dampak dari berbagai upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan oleh TPID Kabupaten/Kota antara lain melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan distributor, menyelenggarakan kegiatan operasi pasar murah, memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, serta memastikan ketersediaan pasokan BBM dan gas LPG 3 kg,” katanya.

Ia mengatakan, seluruh TPID se-Bangka Belitung akan terus memperkuat empat pilar strategis pengendalian inflasi, yaitu menjaga keterjangkauan harga, memastikan ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi, serta meningkatkan komunikasi efektif.

“Komitmen dalam pengendalian inflasi ini juga dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan Bersama, yang menjadi dasar koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan daerah. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan inflasi dapat terkendali dan kesiapan mudik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat berjalan lancar dan optimal,” ujarnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.