TerabasNews, BANGKA TENGAH – Untuk mengembangkan potensi yang dimiliki pelajar dan masyarakat umum di Bangka Tengah, DinsosPMD Kabupaten Bangka Tengah menggelar perlombaan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Bangka Tengah tahun 2023, di Ruang Rapat DinsosPMD, Rabu (15/3/23) kemarin.
“Kami menggelar perlombaan TTG ini dibagi dalam 2 kategori, untuk kategori pelajar diikuti oleh SMAN I Koba, SMAN I Pangkalanbaru, SMAN I Lubuk Besar, SMKN I Koba, SMKN II Koba, dan SMKN I Sungaiselan, kemudian kategori umum hanya 2 tim yang mengikuti yaitu, Posyantek Cikarge Namang dan Posyantek Simpang Katis,” ujar Kadinsos PMD Kabupaten Bangka Padlillah, Kamis (16/3/23).
Lanjut Padlillah, lomba Teknologi Tepat Guna adalah perlombaan membuat alat yang sesuai dengan peruntukan serta kegunaannya, sehingga alat tersebut bisa benar-benar digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Seperti pelajar SMAN I Koba, mereka membuat pemotong tandan buah sawit kosong, yang mana tandan sawit itu dicacah dengan mesin dan dijadikan media tanam, kemudian pelajar dari SMKN I Penyak Koba membuat semprotan otomatis berbasis tenaga surya, lalu pelajar SMKN II Arung Dalam Koba membuat box yang berisikan bahan dari serat nanas dan air laut untuk ketahanan kerang air laut, sehingga kerang-kerang itu bisa bertahan selama 4 Minggu, dan pertumbuhannya pun bertambah,” terangnya.
Masih kata Padlillah, kemudian untuk peserta lainnya dari SMAN I Lubuk Besar, membuat alat penetas telur Unggas, dan SMAN I Pangkalanbaru membuat alat Ecoprint, sedangkan SMKN I Sungaiselan membuat Freezer berbasis tenaga surya.
“Pelajar SMAN Lubuk Besar membuat alat penetas telur unggas, atau pembulak balik telur sehingga mudah menetas, lalu alat Ecoprint dibuat oleh SMAN I Pangkalanbaru, dan yang terakhir pelajar SMKN I Sungaiselan membuat Freezer ukuran besar dengan tenaga surya, yang nantinya akan di pergunakan untuk nelayan,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Padlillah, dari kategori umum ada Posyantek Cikarge Namang dan Posyantek Simpang Katis, yang membuat alat memasak dengan bahan yang ada di sekitar.
“Kami akan lakukan pembinaan sehingga para pelaku TTG ini berkarya bukan saat ikut lomba saja namun berkelanjutan, jadi, alat yang mereka buat bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya (Yan).
TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…
TerabasNewa, Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…
TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…
TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…
TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…