Categories: Bangka Tengah

Nyiang Kubur Kembali Digelar, Warga Sungkap Bersihkan Makam Jelang Ruahan

TerabasNews, BANGKA TENGAH – Tradisi lokal Nyiang Kubur kembali dilaksanakan masyarakat Desa Sungkap, Kecamatan Simpang Katis, Jumat (16/1/2026). Kegiatan gotong royong membersihkan area pemakaman ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya serta mempererat kebersamaan antarwarga.

Tradisi yang telah berjalan selama lima tahun tersebut diikuti masyarakat dari berbagai kalangan usia. Anak-anak, orang dewasa hingga lansia tampak ikut ambil bagian membersihkan makam dengan peralatan sederhana seperti pacul, parang, dan gerobak dorong. Kurang dari satu jam, area pemakaman Desa Sungkap tampak bersih dan tertata.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, turut hadir dan berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran kepala daerah ini menambah semangat warga yang datang tidak hanya dari Desa Sungkap, tetapi juga dari luar daerah.

Algafry menilai tradisi Nyiang Kubur memiliki makna penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat Bangka Tengah.

“Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap budaya, kebersihan, dan penghormatan kepada para leluhur. Ini tradisi yang sangat baik dan patut terus dilestarikan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pelaksanaan Nyiang Kubur menjelang ruahan menjadi momentum bagi warga perantauan yang akan pulang untuk berziarah.
“Ketika warga yang tinggal jauh datang, makam keluarga sudah dalam keadaan bersih dan rapi. Ini bentuk kepedulian bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan An-Nur Desa Sungkap, Rahmat, mengatakan bahwa Nyiang Kubur dulunya dilakukan secara terpisah oleh masing-masing keluarga. Seiring waktu, masyarakat berinisiatif mengemasnya menjadi kegiatan gotong royong massal.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Jumat di akhir bulan Rajab, diawali dengan tahlil dan doa bersama. Gotong royong dikhususkan untuk laki-laki, namun terbuka untuk umum, termasuk warga luar daerah yang memiliki makam keluarga di Sungkap,” jelas Rahmat.

Melalui tradisi Nyiang Kubur, masyarakat Desa Sungkap berharap nilai kebersamaan, keimanan, dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus terjaga dari generasi ke generasi.

TerabasNews

Recent Posts

Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

TerabasNews, BELITUNG TIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah…

2 days ago

<em>Tim URC Polda Babel Gelar Patroli Di Pangkalpinang, Bubarkan Remaja Nongkrong Hingga Tengah Malam</em>

TerabasNews - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Bangka Belitung menggelar patroli rutin. Patroli dilakukan…

2 days ago

Ketua DPRD Pangkalpinang Bantah Ada Imbalan Usai Kejari Hentikan Kasus SPPD Anggota Dewan‎

‎TerabasNews, Pangkalpinang , — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari)…

2 days ago

<em>PT PLN Apresiasi PT MSP Konsisten Pakai Energi Hijau, Harwendro: Transisi Energi untuk Bangka Belitung</em>

TerabasNews, BANGKA -- PT PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung mengapresiasi PT Mitra Stania Prima…

2 days ago

Dorong Ekonomi Desa, PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus membuka ruang kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

2 days ago

Bawaslu Babel Luncurkan “Bawaslu Membelajarkan Volume 2”, Perkuat Pemahaman Masyarakat Kawal Proses Pemilu

TerabasNews, PANGKALPINANG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan program edukasi Bawaslu…

2 days ago