TerabasNews, BANGKA TENGAH – Gerakan Pemuda Ka,bah Propinsi Bangka Belitung, menolak keras usulan kenaikkan biaya haji yang diusulkan oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.
Penolakan tersebut disampaikan oleh Ketua GPK Bangka Belitung Subandri, alasannya kami menolak kenaikan ongkos haji ini bukan tanpa sebab, hal ini melihat dari kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil.
“Kami rasa usulan kenaikan ini tidak elok karena saat ini kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil, alangkah lebih baiknya Kemenag fokus pada program yang lebih cerdas, dan dapat dirasakan oleh seluruh ummat khususnya ummat Islam,” ujar pria yang juga anggota DPRD Bangka Tengah, Kamis (2/2/23).
Lanjut Subandri, seharusnya pihak Kemenag memikirkan apa yang dirasakan oleh masyarakat, daripada mendorong program yang membuat gaduh masyarakat.
“Secara terbuka kami menolak rencana Kemenag menaikkan biaya Haji ini, untuk itu semua kader GPK satu suara dan satu aksi menolak usulan itu,” tuturnya.
Untuk kita ketahui bersama, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, mengusulkan kenaikan biaya haji tahun 2023 hampir dua kali lipat dari tahun lalu, yakni dari Rp 39,8 juta ke Rp 69,1 juta per jemaah, di hadapan Komisi VIII DPR (Kamis, 19/1/2023) lalu. (Yan).
TerabasNews, BELITUNG TIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah…
TerabasNews - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Bangka Belitung menggelar patroli rutin. Patroli dilakukan…
TerabasNews, Pangkalpinang , — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari)…
TerabasNews, BANGKA -- PT PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung mengapresiasi PT Mitra Stania Prima…
TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus membuka ruang kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…
TerabasNews, PANGKALPINANG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan program edukasi Bawaslu…