TerabasNews, BANGKA TENGAH – Mendengar adanya keluhan dan keresahan nelayan Desa Kurau, tentang keberadaan Kapal nelayan Compreng berkapasitas 40 JT yang beraktifitas di perairan Kurau.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, langsung bergerak cepat menemui para Nelayan, dan mendengarkan keluh kesahnya.
Pertemuan yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan Desa Kurau ini, para nelayan menyampaikan keluhan sulitnya mendapatkan BBM jenis Petralite, dan juga adanya aktifitas Kapal Compreng yang beroperasi 12 Mil dari lokasi tangkap mereka.
“Untuk keluhan nelayan Desa Kurau adanya aktifitas kapal nelayan compreng, kita sudah berkoordinasi dengan Pj Gubernur agar KKP Provinsi berpatroli melihat sejauh mana Kapal Compreng ini beraktifitas, sehingga tidak menggangu para nelayan Kurau, karena apabila nelayan ini terganggu dikhawatirkan terjadi hal-hal yang dapat menggangu kestabilan kemanan,” ujar Bupati Bangka Tengah Algafry usai bertemu dengan Nelayan Desa Kurau, Rabu (7/9).
Lanjut Bupati Algafry, terkait sulitnya nelayan mendapatkan BBM jenis Petralite, ia meminta pengelola SPBU untuk tidak mempersulit nelayan mendapat BBM, dan nelayan juga jangan bermain-main atau menyalahgunakan BBM ini karena akan ada tindakan tegas.
“Bantu lah para nelayan mendapat BBM jangan di persulit, dan nelayan yang juga jangan coba-coba menyalahgunakan BBM ini, gunakan BBM untuk kepentingan melaut, karena kalau di pergunakan untuk hal-hal lain, atau disalahgunakan akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Haryan)
TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…
TerabasNewa, Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…
TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…
TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…
TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…