Tegas dan Rasional

KOMUNITAS BELITUNG MENGAJAR MEMBERIKAN INSPIRASI BAGI REMAJA SERTA MASYARAKAT DI BELITUNG

0 41

Oleh : Novita Rahmasari (Mahasiswa Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung)

TerabasNews – Gerakan belitung mengajar (GBM), bermula dari masyarakat Pulau Long,yang berada di di Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Pulau Long merupakan pulau yang berada di perairan perbatasan Belitung dan Kalimantan. Sulitnya akses transportasi, listrik dan jaringan komunikasi membuat fasilitas kesehatan dan pendidikan masih sulit dijangkau. Di pulau Long berdiri SDN 11 Gantung tempat belajar bagi 30 siswa dengan kondisi fasilitas pembelajaran yang seadanya.

Pendidikan merupakan aspek utama dalam suatu negara yang berguna untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam menghadapi zaman yang semakin maju dan berkembang. Di Indonesia sistem pendidikan yang ada sudah cukup maju, namun tidak diimbangi pemerataan mutu pendidikan di setiap daerah. Oleh karena itu terjadi suatu kesenjangan antara pendidikan di daerah satu dengan daerah lainya. Contohnya pendidikan didaerah perkotaan dinilai lebih maju dengan adanya fasilitas yang memadai dari pada pendidikan di daerah dusun serta pulau seperti Pulau Long saat ini dimana fasilitas dan mutu pendidikan masih rendah. Maka dari itu dengan  adanya Gerakan Belitung Mengajar (GBM) ini bisa memberikan kemajuan dalam pendidikan.

Dari latar belakang cerita Gerakan Belitung Mengajar (GMB) ini terbentuk dimulai dari Bella. Bella adalah mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah selaku relawan dalam gerakan tersebut. Ia selaku koordinator dari gerakan Belitung mengajar ini mengatakan, program ini sudah dua kali dilaksanakan. Dan teman-teman dari bella adalah alat bantunya,ia mengajak kawan-kawannya mengisi waktu liburan semester kuliah dengan kegiatan pengabdian ke masyarakat,sebagai bentuk wujud nyata mereka sebagai mahasiswa yang memberikan inspirasi dan rasa kepedulian terhadap anak-anak sekolah serta mengeksplor pulau Long. Dan aktor pendukung nya yaitu Kepala Dinas Pendidikan Beltim Amrizal serta Pemerintah Desa Selinsing, Dinas Pariwisata Beltim, Guru SDN 011 Gantung dan Tokoh pemuda serta tokoh masyarakat Belitung.

Kegiatan ini juga tidak berfokus kepada pendidikan tetapi kegiatan amal juga dimana mereka juga mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan dengan mengajak anak-anak desa setempat membersihkan sampah- sampah plastik di pesisir pantai,lalu biasanya sampah berupa botol-botol plastic mereka daur ulang menjadi kerajian yang bermaanfaat dengan modal bisa mengasah  kreatifitas anak-anak desa setempat dengan membuat kerajinan dari barang serta sampah botol-botol.

Strategi yang digunakan dalam gerakan Belitung mengajar ini dimulai dengan megadakan rapat kegiatan yang akan dilaksanakan dalam gerakan Belitung mengajar, Melakukan kegiatan mengajar bagi anak-anak serta kegiatan-kegiatan yang positif serta peduli lingkungan,memberikan sosialisasi kepada anak-anak.komunitas mengajar yang mana bisa menjadi wadah baik dimana para relawan dapat mengabdi,bersama-sama menyampaikan kepeduli pada sesame serta jiwa sosial yang tinggi. Dengan memiliki program-program yang sangat kreatif yang memajukan pendidikan masyarakat desa Pulau Long.

Dengan adanya gerakan Belitung mengajar ini memberikan manfaat tidak hanya bagi para relawan tetapi para anak-anak yang merasakan dampak belajar dimasa pandemi dimana mereka kurang merasa puas akibat pembelajaran daring. Orang tua juga merasakan manfaat dengan adanya para relawan ini bisa membantu para orang tua dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru,dimana kadang kala di daerah pelosok banyak masyarakat yang gaptek teknologi dan kurang pemahaman ilmu sekolah dasar karna banyak masyarakat yang tidak sekolah.Serta memberikan point penting bagi kaum muda dimana memberikan karya nyata pada masyarakat dan kebanyakan dari relawan Gerakan Belitung Mengajar ini adalah para mahasiswa dan sekaligus mengasah kemampuan public speaking mereka. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.