Tegas dan Rasional

Kota Pangkalpinang Kerja Keras Menuju Kekebalan Kelompok

0 12

TerabasNews, Pangkalpinang – Kegiatan vaksinasi Covid-19 gratis kepada masyarakat sampai saat ini masih terus dilaksanakan Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kerjasama dengan forum kominikasi pimpinan daerah (Forkopimda) juga telah dilakukan untuk percepatan vaksinasi di kota itu.

Hal itu dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menargetkan kota itu segera menuju kekebalan kelompok agar bisa menekan penyebaran Covid-19 dan bisa beraktivitas seperti biasanya.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengatakan target menuju kekebalan kelompok tersebut bisa dicapai dengan terus menggencarkan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat.

“Kami menargetkan sebanyak 4.000 dosis vaksin per hari, sehingga kekebalan kelompok bisa segera tercapai, serta penyebaran Covid-19 di di Pangkalpinang bisa ditekan. Karena itu, kami tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat agar mau divaksin,” katanya.

Ia mengungkapkan vaksinasi ini merupakan tantangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap Kota dan Kabupaten, Provinsi yang ingin melaksanakan kekebalan komunitas.

“Saat ini kita sudah 82 ribu lebih masyarakat yang sudah divaksin dan ini sudah 50 persen dari target yang harus dicapai pada kekebalan komunitas,” katanya.

Dikatakannya, jika dalam satu hari sebanyak 4.000 dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat, berarti dalam 10 hari mencapai 40 ribu vaksin dan sebulan bisa tercapai 80 ribu, maka tercapailah kekebalan komunitas.

“Kita doakan bersama serta mengimbau kepada ASN dan PHL agar membawa lima orang yang belum divaksin agar dilakukan vaksin, karena ini salah satu upaya dari Pemkot Pangkalpinang,” katanya.

Selain itu, Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun/handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas kecuali keadaan mendesak.

Terus Imbau Masyarakat Agar Mau Divaksin

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) terus mengajak masyarakat agar mau divaksin agar bisa menekan penyebaran Covid-19 sekaligus bisa segera menuju Herd Imunity atau kekebalan kelompok.

“Kendala kita saat ini banyak warga yang tidak mau divaksin. Untuk itu, kami terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang fungsi vaksin yang tidak lain agar bisa menekan penyebaran Covid-19 di Pangkalpinang,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa target vaksin di Pangkalpinang sehari mencapai 4.000 dosis, tapi hal ini masih terkendala banyaknya warga yang tidak mau di vaksin.

“Ayo ajak tetangga, saudara, kawan dan keluarga kita agar mau divaksin, sehingga Kota Pangkalpinang bisa melakukan aktivitas seperti biasanya,” katanya.

Selain itu, Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Walaupun saat ini kasus positif Covid-19 sudah agak melandai, namun kita tidak boleh kendor. Terus patuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun/handsinitizer, menjaga jarak, menghidari kerumunan dan mengurangi mobilitas kecuali mendesak,” katanya.

Keluarkan Surat Edaran

Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam mengatakan Wali Kota Pangkalpinang juga telah mengeluarkan surat edaran yang berisi ASN maupun PHL di lingkup pemkot yang belum divaksinasi segera divaksin dan membawa lima orang anggota keluarga untuk mendapatkan vaksin. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan vaksinasi.

Menurut Radmida, wali kot sangat konsen dengan percepatan vaksinasi agar masyarakat punya ketahanan tubuh menangkal Covid-19 dan naik kembali perekonomian jika penyeberan pandemi berangsur menurun.

“Kami terus membantu dalam hal ini mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya,” katanya.

Radmida juga membeberkan vaksinasi terus dikejar, seperti beberapa OPD yang siap membawa pegawai dan keluarganya untuk menerima vaksinasi di fasilitas kesehatan yang ada di Kota Pangkalpinang.

“Mudah-mudahan kita bisa mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Pangkalpinang ini,” ujarnya

Untuk itu Radmida mengajak seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan vaksinasi covid-19. Karena kesehatan itu sangat penting bagi kita semua karena kita mengetahui kapan berakhirnya pandemi covid-19 ini.

“Jadi bagi masyarakat yang belum divaksin untuk segera mendapatkan vaksinasi. Janganlah takut untuk divaksin dan itu tentunya akan memberi suatu jaminan kekebalan terhadap tubuh kita. Tetapi jika tidak divaksin, ini akan menjadi suatu kekhawatiran nantinya,” ujarnya.

DPRD Pangkalpinang Dukung Upaya Wali Kota

Upaya yang dilakukan Pemkot Pangkalpinang untuk segera menuju herd immunity atau kekebalan kelompok agar dapat menekan penyebaran Covid-19 mendapat dukungan penuh dari DPRD kota setempat

“Kami mendukung keinginan Wali Kota Pangkalpinang untuk segera mencapai kekebalan kelompok bagi masyarakat. Karena dari data Dinas Kesehatan Pangkalpinang merupakan kota yang paling banyak terpapar virus corona,” kata Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady.

Terkait adanya wajib vaksin ketika mau masuk kawasan wisata Pantai Pasirpadi pada Sabtu dan Minggu, pihaknya mendukung hal tersebut sebagai upaya menuju kekebalan kelompok.

“Saya kira ini wajar mengingat Pangkalpinang adalah ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan merupakan gerbangnya pulau Bangka. Saya kira wajar jika kemudian secara data tercatat kasus tertinggi ada di sini. Walaupun pada faktanya tidak hanya warga Pangkalpinang saja yang dicatat tetapi juga warga yang ada di kabupaten sekitar kota Pangkalpinang,” katanya.

Apalagi kata Dia, hari ini stok vaksin sangat berlimpah baik dari dinas kesehatan maupun lembaga vertikal seperti kepolisian ataupun TNI. Dan kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh kelompok masyarakat, organisasi kepemudaan, partai politik juga terlihat sangat ramah, sehingga tidak ada lagi alasan jika kita tidak kebagian jatah dosis vaksin.

Ini pun seharusnya juga diupayakan oleh seluruh pemerintah daerah termasuk provinsi, karena mobilitas masyarakat Bangka Belitung cukup tinggi dan jika sudah divaksin tentu kita berharap dapat menurunkan potensi terpaparnya Covid-19.

“Dan persyaratan vaksin bagi tempat-tempat tertentu seperti tempat wisata, mungkin nanti sekolah, bisa sebagai salah satu faktor pendorong untuk masyarakat memilih di vaksin. Karena ini adalah program nasional yang diturunkan hingga ke daerah, harapan kita dengan vaksinasi ini peningkatan kasus Corona di Pangkalpinang dapat terus melandai,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat baik yang sudah maupun belum divaksin agar tidak kendor dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun/handsanitizer, menjaga jarak, menghindar kerumunan dan mengurangi mobilitas.(Hendra)

Leave A Reply

Your email address will not be published.