Categories: Daerah

Saling Memaafkan, Kedua Belah Pihak Bersedia Jalin Silaturahmi untuk Buka Akses Jalan Kembali

TerabasNews, PEMALANG- Usai tertutup bangunan milik Sukendro, Tiga rumah warga Desa Widodaren, Petarukan, Pemalang yakni Suharto, Kismanto dan Agus ternyata tidak terisolasi.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho melalui Kapolsek Petarukan AKP Heru Irawan mengungkapkan, masih terdapat jalan alternatif lain selebar 1 meter yang berada tepat di sebelah rumah Suharto.

“Bahkan jalur alternatif tersebut langsung menghubungkan tiga rumah warga dengan jalan pantura, jaraknya kurang lebih 50 meter,” terang Kapolsek.

Meskipun demikian, Kapolsek Petarukan mengungkapkan, Polsek Petarukan Polres Pemalang bersama Forkopimca selalu berperan aktif dalam membantu pemerintah desa Widodaren untuk menjaga kerukunan warganya.

Sabtu (13/03, Polsek Petarukan bersama Forkopimca dan pemerintah desa telah memfasilitasi kedua pihak untuk bertemu di Aula Polsek Petarukan.

“Diduga terdapat kesalahpahaman, sehingga kami melakukan mediasi agar kedua belah pihak dapat kembali hidup rukun dan harmonis,” harap Kapolsek.

Usai mediasi, Budi yang mewakili keluarga Suharto menyampaikan permohonan maaf pada keluarga Sukendro.

“Kami ingin menyampaikan, tidak ada niatan dari keluarga kami untuk memviralkan permasalahan ini di media sosial dan lainnya,” kata Budi.

“kami mohon maaf bila sebelumnya ada kesalahan, kami mengharapkan ada hubungan silaturahmi yang baik antara kami dengan keluarga bapak Sukendro,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, Sukendro mengatakan, pembangunan rumah tersebut tidak disebabkan oleh permasalahan terkait pilkades dan lainnya seperti yang selama ini sempat viral.

“Sebenarnya anak saya tiga pak, kebetulan saya berniat untuk membangunkan rumah untuk anak ketiga di lokasi yang biasa menjadi akses jalan keluarga bapak Suharto,” jelasnya.

“Saya menerima permintaan maaf keluarga bapak Suharto, permasalahannya kita salah paham saja pak,” imbuhnya.

Sukendro menjelaskan, rumah yang dibangun untuk anaknya tersebut dibangun di atas tanah miliknya.

“Namun, kami bersedia untuk membicarakan secara kekeluargaan dengan keluarga bapak Suharto agar bisa tercapai kesepakatan terkait penjualan tanah untuk akses jalan,” jelasnya. (Nyaman).

TerabasNews

Recent Posts

<em>Demi Foya-foya dan Beli Sabu, Dua Sekawan Diringkus Tim URC Polresta Pangkalpinang Gegara Gadai HP Sewaan</em>

TerabasNews, Dua sekawan berhasil diringkus Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Pangkalpinang gegara menggelapkan handphone…

11 hours ago

Gubernur Hidayat Arsani Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT

TerabasNews, KUPANG — Kepedulian Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terhadap masyarakat terdampak bencana…

14 hours ago

Di Tengah Kemarau Panjang, Polres Bangka Tengah Suplai Air Bersih ke Warga Nibung

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Kemarau panjang mulai dirasakan warga Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka…

14 hours ago

<em>Aksi Kemanusiaan HUT ke-71 Polantas: Ditlantas Polda Babel Gelar Donor Darah, Gandeng Instansi dan Targetkan Stok PMI</em>

TerabasNews, Pangkalpinang,- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bangka Belitung menggelar aksi sosial donor darah yang…

14 hours ago

ALMASTER Tegaskan Posisi: Bukan Anti-PT TIMAH, tapi Pengawas dan Kontrol Sosial

TerabasNews, PANGKALPINANG – Aliansi masyarakat terzolimi (Almaster) Bangka Belitung menggelar aksi penyampaian aspirasi di DPRD…

14 hours ago

Sosialisasi MediaMIND 2026: MIND ID dan PT TIMAH Ajak Jurnalis Babel Gali Cerita di Balik Kekayaan Mineral Indonesia

TerabasNews, PANGKALPINANG -- MIND ID bersama PT TIMAH (Persero) Tbk menggelar Sosialisasi MediaMIND 2026 yang…

14 hours ago