TerabasNews – PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dody Kusdian ikut menyoroti insiden robohnya jembatan atau jerambah gantung di Pangkalpinang pada Jumat (16/10) lalu.
“Robohnya pembangunan jerambah gantung ini menjadi catatan yang perlu kita perhatikan kedepan,” kata Dody kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Senin (19/10).
Menurut dia, proyek pembangunan jerambah senilai Rp25,9 miliar tersebut seharusnya memiliki mekanisme, dan SOP yang ketat dari pihak kontraktor.
“Jangan sampai dalam pengerjaannya terkesan asal-asalan, jadi kami berharap ada sebuah upaya, itikad baik dari mereka (pihak kontraktor-red) supaya keselamatan para pekerja itu dipikirkan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Politikus PKS ini ikut menyayangkan robohnya konstruksi jerambah gantung tersebut yang pembangunannya bersumber dari APBD Kota Pangkalpinang.
“Dari sisi waktu juga dirugikan, karena seharusnya proyek ini selesai tepat waktu dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat tapi ternyata dengan kondisi seperti ini kan jadi mundur,” terangnya.
“Nah kalau kemudian pihak pengembang atau kontraktor nya tidak bisa menyelesaikan proyek itu tepat waktu, mereka akan kena denda administrasi, maka kami berharap kerja seperti ini bisa mereka perbaiki,” timpalnya.
Selain itu, dia juga berharap, pihak kontraktor dapat menjelaskan penyebab robohnya jerambah ini secara transparan kepada masyarakat.
“Supaya tidak ada timbul prasangka atau permasalahan yang ada di lapangan, apakah itu penyebabnya faktor alam, keteledoran, atau segala macam. Jadi itu harus dijelaskan,” pungkasnya. (adv)
TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…
TerabasNewa, Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…
TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…
TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…
TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…