TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang telah memasuki tahap akhir penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Pusat berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret tahun 2026. Penyaluran bantuan yang ditujukan bagi puluhan ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) ini pun berakhir di wilayah Kecamatan Rangkui, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan pembagian bantuan beras dari Cadangan Pangan Pemerintah ini berlangsung secara resmi dan dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Pangkalpinang, Agustu Effendi, hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin
Dalam sambutannya, Wali Kota Saparudin menjelaskan bahwa program bantuan pangan yang digulirkan pemerintah pusat ini memiliki tujuan utama untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari strategi nasional untuk melakukan intervensi terhadap berbagai persoalan pangan yang terjadi di daerah.
“Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Pusat ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Penerima Bantuan Pangan sekaligus sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen,” ujar Agustu Effendi saat membacakan amanat Wali Kota.
Secara akumulatif, jumlah penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang untuk periode Februari hingga Maret 2026 mencapai angka 20.211 keluarga penerima manfaat. Adapun total logistik pangan yang disalurkan dalam program ini terbilang sangat besar, yakni sebanyak 404.220 kilogram beras dan 80.844 liter minyak goreng yang telah didistribusikan ke seluruh kecamatan di wilayah kota.
Agustu Effendi menegaskan bahwa penyaluran di Kecamatan Rangkui merupakan titik akhir dari rangkaian jadwal distribusi alokasi dua bulan tersebut.
“Untuk Kecamatan Rangkui merupakan kecamatan terakhir yang dilakukan pembagian untuk alokasi Februari dan Maret,” tegasnya.
Untuk wilayah Kecamatan Rangkui sendiri, bantuan disalurkan kepada 3.626 Penerima Bantuan Pangan dengan rincian logistik sebanyak 75.520 kilogram beras dan 14.504 liter minyak goreng. Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan seluruh bantuan tersebut disalurkan langsung hingga ke tingkat kelurahan agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat diterima oleh warga yang berhak.
Berikut rincian sebaran kuota Penerima Bantuan Pangan di Kecamatan Rangkui:
Di akhir sambutannya, Agustu menyampaikan harapan Wali Kota Pangkalpinang agar intervensi bantuan pangan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung dan optimal oleh masyarakat. Bantuan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tingkat keluarga serta membantu meringankan kebutuhan pokok sehari-hari warga Kota Pangkalpinang. (**)
TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui pelaksanaan berbagai…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Hari kedua pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival Lomba Seni dan Sastra…
TerabasNews, KARIMUN -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus bergerak cepat mendorong legalitas dan pengembangan produk olahan…
TerabasNews, BELITUNG TIMUR -- PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menyalurkan bantuan sarana dan prasarana rumah…
TerabasNews, PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengikuti asistensi daerah terkait proyeksi kemampuan keuangan daerah…