Categories: Ekonomi

PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam Perkuat Layanan Bongkar Muat CPO dan Turunannya di Bangka Belitung

TerabasNews, Pangkalpinang – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam
terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri Crude Palm Oil (CPO) melalui layanan bongkar muat yang andal dan terintegrasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Tingginya aktivitas bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pangkal Balam didominasi oleh CPO yang berasal dari perkebunan kelapa sawit di Pulau Bangka sebagai hinterland utama. Berdasarkan data tahun 2025, luas perkebunan sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 355.065 hektare
dengan potensi produksi sekitar 4 ton per hektare. Selain CPO, turunan sawit seperti cangkang dan kernel juga menjadi potensi yang terus dikembangkan dalam layanan bongkar muat.

Menjawab potensi tersebut, sepanjang tahun 2025 PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam melayani throughput sebesar 1,6 juta ton, dengan dominasi curah cair sebesar 33,24%. Pada Triwulan I tahun 2026, realisasi bongkar muat tercatat sebesar 391.624 ton, dengan porsi curah cair mencapai 35,18%.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam, Alamsyah, menyampaikan bahwa optimalisasi layanan curah cair, khususnya CPO, terus menjadi fokus utama perusahaan seiring besarnya potensi komoditas sawit di wilayah Bangka Belitung

“Berbagai inovasi
operasional dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan berkelanjutan, ujarnya, Kamis 16/4.

“Kami terus melakukan penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, melalui inovasi operasional yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keselamatan dan lingkungan,” ujar Alamsyah.

Kinerja operasional tersebut didukung oleh berbagai inovasi, salah satunya penerapan sistem portable drop tank yang dilengkapi pompa submersible untuk penanganan CPO. Inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan serta meningkatkan kapasitas pompa secara optimal.

Selain itu, penerapan sistem truck losing memungkinkan pelayanan hingga empat truk secara bersamaan. Dari sisi keselamatan dan lingkungan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam juga telah dilengkapi dengan sistem penanganan tumpahan minyak (oil spill response) berupa oil boom, bahan
pengurai, serta kapal penunjang.

Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam tengah menyiapkan inovasi tambahan berupa tudung drop tank agar kegiatan pemuatan tetap dapat berlangsung saat hujan. Dengan rata-rata curah hujan mencapai 12 hari per bulan, inovasi ini diproyeksikan dapat meningkatkan kapasitas pemuatan hingga 5.280 ton per bulan.

Selain CPO, pengembangan layanan juga dilakukan pada komoditas turunan sawit. Sejak pertengahan 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam telah melayani pemuatan cangkang sawit, dengan realisasi curah kering meningkat dari 185.229 ton pada 2024 menjadi 310.441 ton pada 2025, dan hingga Maret 2026 telah mencapai 85.410 ton.

Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam didukung fasilitas lengkap dengan panjang dermaga mencapai 649 meter serta berbagai peralatan bongkar muat dan area penumpukan yang memadai.

Melalui dukungan fasilitas, inovasi, dan pengembangan layanan tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya sebagai simpul logistik strategis dalam mendukung rantai
pasok industri sawit dan turunannya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

PTP Nonpetikemas cabang Pangkal Balam melayani komoditi dari sektor Pertanian dan Perkebunan. Hal ini karena sektor Pertanian merupakan sektor unggulan dalam prioritas pembangunan daerah Bangka Selatan. PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam beroperasi di Pangkal Balam dan Belinyu.

Pelabuhan Pangkal Balam mengoperasikan terminal multipurpose yang meliputi Dermaga Beton, Dermaga Sheet Pile 1, Dermaga Sheet Pile 2, Dermaga Beton, Dermaga Perahu Layar, Dermaga Ketapang
I, Trestle Dermaga Beton dan Dermaga Perahu Layar. Pelabuhan ini melayani berbagai macam komoditi seperti pupuk, semen, bahan bangunan, karet, bungkil, cangkang, dan petikemas. (**)

TerabasNews

Recent Posts

Dorong Kemandirian Pangan, Pemkab Bangka Selatan Gelar Rakor Pengelolaan RMP Batu Betumpang

TerabasNews, BANGKA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar…

15 mins ago

Atasi TPA Overload, Bangka Tengah Perkuat Tata Kelola Sampah

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan…

16 mins ago

Komitmen Pengelolaan Lingkungan, PT TIMAH Reklamasi Ratusan Hektar Lahan Pasca Tambang di Bangka Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan…

3 hours ago

Gubernur Hidayat Arsani Terima Kunjungan Kerja Ketua Komisi X DPR RI, Bahas Akses Pendidikan Sekaligus Audensi Dengan BPKP dan Kementerian PUPR

TerabasNews, PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsanimenerima kunjungan kerja Ketua Komisi X…

6 hours ago

Hunian Idaman Keluarga Muda, PT Timah Karya Persada Properti Hadirkan Cluster Nawasena Hunian Modern Eco Living dengan Harga Mulai dari 600 Jutaan

TerabasNews, BEKASI -- PT Timah Karya Persada Properti (TKPP) anak Usaha PT TIMAH (Persero) Tbk…

6 hours ago

Rumuskan Isu Strategis Lingkungan, Wali Kota Pangkalpinang Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Volume Sampah Harian

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, menghadiri sekaligus bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan…

9 hours ago