Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Bangka Selatan, Deka Indra (Istimewah)
Terabasnews, Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menyerahkan bantuan perlengkapan alat usaha kepada 70 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut. Bantuan ini diberikan sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dan mendorong UMKM agar mampu naik kelas.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid didampingi Wakil Bupati Debby Vita Dewi, serta dihadiri Sekretaris Daerah dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Basel. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gunung Namak, Kantor Pemkab Bangka Selatan, Rabu (31/12/2025).
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Bangka Selatan, Deka Indra, mengatakan program bantuan tersebut merupakan bagian dari kebijakan prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM.
“Program ini merupakan bagian dari kebijakan prioritas Pemkab Bangka Selatan untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM agar mampu naik kelas,” kata Deka Indra, Senin (5/1/2026).
Menurut Deka, bantuan diberikan kepada pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha, mulai dari pedagang sayur, penggilingan daging dan bumbu, toko kelontong, rumah potong unggas, hingga industri rumahan seperti dodol, bakso, kemplang, gula aren, penjahit, tukang kusen, dan kedai makanan.
“Bantuan yang disalurkan berupa peralatan usaha dan dukungan modal yang disesuaikan dengan proposal masing-masing pelaku UMKM. Penyaluran dilakukan secara selektif agar tepat sasaran dan berkeadilan,” jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima, sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat perekonomian daerah melalui sektor UMKM.
“Kami berharap para penerima bantuan bisa memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya agar usaha terus berkembang, pendapatan meningkat, dan memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deka menyampaikan bahwa keberhasilan program UMKM tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari dampak jangka panjang, terutama kemampuan usaha untuk berkembang dan menyerap tenaga kerja lokal.
“Berdasarkan data terakhir, potensi UMKM di Bangka Selatan menunjukkan tren yang positif. Momentum libur Natal dan Tahun Baru juga memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi, khususnya di sektor kuliner, kerajinan, dan jasa,” ungkapnya.
Deka menegaskan, Pemkab Bangka Selatan akan terus menjalankan program bantuan UMKM secara berkelanjutan, disertai pengawasan berkala serta dorongan inovasi dalam kemasan dan strategi pemasaran.
“UMKM diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan,” pungkasnya.
TerabasNews - Ribuan personel Polda Bangka Belitung menggelar aksi kerja bakti atau korve di Kawasan…
TerabasNews, PANGKALPINANG, 6 Februari 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan tiga…
TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH Tbk terus memperkuat kualitas kepemimpinan internal sebagai bagian dari transformasi…
TerabasNews, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung…
TerabasNews, BANGKA -- Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026,…
TerabasNewa, BANGKA, – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar…