Categories: Pemprov Babel

Pemprov Babel Usulkan Tambahan Kuota Elpiji 3 Kg untuk RTM dan UMKM, Ketua Komisi XII DPR RI BPJ Nyatakan Dukungan


TerabasNews, PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengusulkan penambahan kuota gas elpiji 3 kilogram untuk rumah tangga miskin (RTM) dan pelaku UMKM.
Usulan ini, mengacu dari arahan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), agar kebijakan lama disesuaikan dengan perkembangan ekonomi daerah.
Permintaan ini disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama Komisi XII DPR RI, PT Pertamina Patra Niaga dan PT PLN Persero, di Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Pangkalpinang, Senin (11/8/2025) malam.
Plt Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Babel, Ahmad Yani, yang mewakili Gubernur Hidayat Arsani, mengemukakan bahwa kebijakan kuota elpiji yang diatur melalui Surat Edaran Gubernur tahun 2016 sudah tidak relevan.
Saat ini, lanjut Ahmad Yani, rumah tangga miskin hanya mendapat jatah pasokan 3 tabung per bulan, sedangkan UMKM 9 tabung.
“Sudah selayaknya dilakukan penyesuaian, apalagi ini juga sejalan dengan usulan Dirjen Migas. Dinamika ekonomi dan kebutuhan masyarakat sudah jauh berubah. Harapannya, rumah tangga miskin bisa mendapat 4–6 tabung per bulan, dan UMKM 10–15 tabung,” kata Ahmad Yani.
Ahmad Yani menegaskan, kontribusi UMKM terhadap perekonomian Babel sangat besar, sehingga penambahan pasokan akan mendorong roda ekonomi bergerak cepat.
Menyoal realisasi, kata Ahmad Yani, Pemprov Babel berencana membawa usulan ini ke Dirjen Migas, BPH Migas dan Pertamina pada September–Oktober 2025, dengan target realisasi pertengahan 2026.
“Nanti Pemprov Babel akan bersurat dulu ke Dirjen Migas, BPH Migas dan Pertamina. Mudah-mudahan usulan ini bisa diterima dan bisa terealisasi di pertengahan tahun depan,” harapnya.
Menanggapi usulan tersebut, Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mendukung penuh langkah tersebut.
Menurutnya, revisi kebijakan daerah menjadi syarat penting sebelum diajukan ke pemerintah pusat. “Silakan revisi dulu surat edarannya. Untuk rumah tangga miskin, kalau 3 tabung per bulan untuk satu KK terlalu sedikit, usulkan jadi 4–6 tabung,” ujar Bambang Patijaya.
“Untuk UMKM juga harus ditambah, jangan hanya sembilan tabung. Perhitungan yang akurat pastinya akan memudahkan pengajuan tambahan kuota ke pusat,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Bambang juga menegaskan, penyesuaian kuota elpiji akan berdampak positif pada perekonomian Babel.
“Kalau kebijakannya sudah diperbarui, peluang disetujuinya penambahan kuota akan lebih besar. Yang jelas, ini akan berdampak juga ke pertumbuhan ekonomi Babel,” tukasnya.

Penulis : Gina/Yudhistira
Foto : Zi/Saktio
Editor : Tata

TerabasNews

Recent Posts

<em>Dukung Program 100 Hari Kapolri, Ditbinmas Polda Babel Gencarkan Program “Polisi Peduli Pengangguran”</em>

TerabasNews - Dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Kapolri, Ditbinmas Polda Kepulauan Bangka Belitung…

20 mins ago

Sambut Hari Pahlawan, PT TIMAH Salurkan Tali Asih Bagi Puluhan Veteran di Bangka Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Menyambut Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, PT TIMAH (Persero) Tbk…

21 mins ago

<em>Aksi Cepat Polsek Taman Sari Amankan TKP dan Bantu Pengaturan Lalulintas Saat Kebakaran Bengkel di Pangkalpinang</em>

TerabasNews - Jajaran Polresta Pangkalpinang melalui Polsek Taman Sari bergerak cepat merespons musibah kebakaran bengkel…

24 mins ago

Bupati Algafry Apresiasi Kejari Kawal Pembangunan Bangka Tengah

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka…

18 hours ago

Pemkab Bangka Tengah Dorong ASN Manfaatkan KPR FLPP

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mendorong ASN, PPPK, dan PJLP memanfaatkan program…

19 hours ago

Reses di Bangka Selatan, Rudianto Tjen Kawal<br>Kelangkaan BBM di Babel Hingga ke Pusat

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Reses di Bangka Selatan, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil…

19 hours ago