TerabasNews, Toboali – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan perbaikan fasilitas alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) yang diduga dirusak oleh orang tidak dikenal (OTD).
“Sudah dua pekan ini, kita melakukan perbaikan fasilitas APILL yang menjadi perusakan oleh OTD,” kata Kepala Dishub Bangka Selatan Zamroni, Selasa (15/1).
Ia mengatakan, pengrusakan fasilitas APILL oleh orang tidak dikenal tersebut terjadi di pertigaan Simpang Ampera dan di Simpang SMA YPK Toboali.
“Kita sangat menyayangkan adanya aksi perusakan ini, karena fasilitas APILL ini sangat penting untuk mengatur lalu lintas dan mencegah kecelakaan,” ujarnya.
Saat ini, kata Zamroni pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi dan akan segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas APILL tersebut.
“Kita berharap masyarakat lebih peduli terhadap keberadaan fasilitas umum termasuk fasilitas APILL ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya kelompok remaja yang diduga terlibat, akan diperketat untuk mencegah aksi serupa di masa depan.
“Kami meminta kepada masyarakat apabila ada yang melihat oknum yang melakukan perusakan segera laporkan,” ujarnya.
TerabasNews, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, mengajak anak-anak Bangka Belitung untuk…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) terpusat bagi calon…
TerabasNews, BANGKA – Penjabat (Pj) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB),…
TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mempertegas komitmennya dalam memulihkan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Rangkaian peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) berlanjut dengan menggelar Kejuaraan…
TerabasNews, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah…