Categories: Bangka Selatan

Targetkan Produksi Ikan Air Tawar Capai 2,000 Ton Per tahun, DPPP Basel, Risvandika: Bisnis Ini menguntungkan Bagi Petani

TerabasNews, Bangka Selatan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan ( DPPP ) Bangka Selatan menargetkan capaian produksi ikan air tawar di wilayah itu sebanyak 2.000 ton per tahun.

Plt Kepala , Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan Risvandika Saat di konfirmasi pada Senin (28/10/2024). Siang, Ia menjelaskan, semenjak dari Bulan Januari-September 2024, terhitung jumlah produksi ikan air tawar mencapai 1.500 ton.

“Ia mengatakan, Jumlah ini didapatkan dari penghasilan produksi budidaya secara kelompok maupun perorangan, Untuk target produksi ikan air tawar pada tahun ini, tidak jauh berbeda dengan yang ditargetkan pada tahun lalu, semoga produksi kami tahun ini bisa mencapai target tersebut,” ungkap Risvandika

Selain itu, ia juga menyebutkan, untuk peningkatan hasil produksi budidaya ikan air tawar, tergantung dari pada kondisi cuaca dan kondisi musim yang melanda daerah tersebut.

“Menurut Risvandika Cuaca yang terlalu panas dapat memengaruhi hasil produksi, kondisi tersebut membuat ikan akan kekurangan oksigen sehingga ikan bisa stres dan mati serta berdampak pada penurunan hasil produksi,” ungkap Risvandika

Sebaliknya jika iklim dan kondisi cuaca cukup mendukung, biasanya ikan dapat berkembang dengan baik dan kondisi ini akan berdampak terhadap peningkatan hasil produksi.

Risvandika menjelaskan, Rata-rata setiap kecamatan ada kelompok pembudidaya ikan air tawar, namun yang paling dominan itu di Kecamatan Tukak Sadai, Kecamatan Toboali, Kecamatan Payung, dan Kecamatan Pulau Besar,

“Ia menambahkan, masih ada beberapa yang belum tertarik untuk menggeluti usaha budidaya ikan air tawar, Bisnis ini bisa menguntungkan bagi petani terutama dapat memenuhi kebutuhan dan menambah penghasilan mereka.” Paparnya.

“Untuk konsumsi ikan air tawar terbilang dibawah standar konsumsi ikan air laut, sehingga masyarakat melakukan budidaya menyesuaikan dengan kondisi daya beli. Begitu juga dengan pemasaran, pemasaran atau penjualan ikan air tawar hanya bergerak di sekitar wilayah Bangka Belitung saja,” tuturnya. (Andi )

TerabasNews

Recent Posts

Dari Bangka ke China, PT TIMAH Dukung Cantabile Bawa Harmoni Melayu ke Panggung Asia

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kesempatan generasi muda Bangka Belitung untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah…

9 hours ago

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Selesaikan Persoalan Tata Ruang, IUP, Aset, dan Agraria, Gubernur Babel Buka Persoalan di DPR RI

TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…

1 day ago

BPKP Babel Lakukan Evaluasi Maturitas SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…

1 day ago

RSUD Kriopanting Bangka Selatan Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik Tingkat Cabang BPJS Kesehatan 2026

TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…

1 day ago

<em>Polda Babel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih Ke Warga Desa Kemuja Terdampak Kekeringan</em>

TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…

1 day ago

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT TIMAH Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…

1 day ago