Categories: Ekonomi

Antisipasi Tanah Longsor, PLN lakukan Pemeliharaan Tiang Jaringan SUTM 20kV

TerabasNews, Pangkalpinang (25/05) Curah hujan tinggi masih dirasakan oleh beberapa wilayah provinsi di Indonesia termasuk Provinsi Bangka Belitung, bahkan menjadi bencana di beberapa kota seperti yang terjadi di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.

Menyikapi curah hujan yang masih tinggi tersebut PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangkalpinang melakukan upaya preventif dalam menjaga kehandalan pasokan listrik yang disalurkan ke masyarakat. Bentuk upaya yang dilakukan diantaranya menjalankan program inspeksi jaringan listrik berkesinambungan untuk memetakan potensi gangguan yang dapat timbul karena faktor eksternal.

PLN ULP Pangkalpinang menggelar pemeliharaan preventif tiang jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) tegangan 20KV pada Rabu, 22 Mei 2024 di Desa Sempan, Kabupaten Bangka.

Manager PLN ULP Pangkalpinang, Lukas Desiandri menjelaskan lokasi pemeliharaan ini terletak sangat dekat dengan Sungai, sehingga terdapat potensi tanah longsor akibat tergerus curah hujan tinggi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN menjaga kehandalan pasokan listrik agar masyarakat Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka aman dan nyaman menikmati fasilitas listrik yang di berikan oleh PLN” sambung Lukas.

Kepala Desa Sempan, Sastrawan menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada PLN yang sigap memperhatikan jaringan listrik SUTM 20kV terutama di wilayah Desa Sempan.

“Apresiasi kami sampaikan kepada PLN yang telah mengantisipasi tiang jaringan SUTM 20kV di Desa kami. Saat inipun layanan PLN kami rasa semakin baik, apalagi jika terjadi gangguan PLN, tinggal kita laporkan ke aplikasi PLN Mobile di Handphone kita, tidak lama berselang petugas PLN langsung hadir”, ujar Sastrawan

Sementara Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Muhammad Isra, memastikan kegiatan pemeliharaan preventif untuk peningkatan keandalan secara rutin digiatkan di beberapa lokasi Bangka Belitung.

“Sebelum melakukan pekerjaan, setiap personel diingatkan agar selalu memathui SOP, aturan K3, dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) serta mengawali dan mengakhiri semua kegiatan dengan doa. Pemeliharan preventif ini merupakan upaya PLN menurunkan jumlah gangguan listrik akibat tiang roboh, petir, dan menjaga jarak aman pohon dari jaringan SUTM sejauh 3 meter saat terjadi cuaca ekstrim” pungkas Isra.

Bagi masyarakat yang melihat adanya potensi gangguan kehandalan pasokan listrik dapat segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile secara mudah dan dapat diakses 24 jam.

TerabasNews

Recent Posts

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Selesaikan Persoalan Tata Ruang, IUP, Aset, dan Agraria, Gubernur Babel Buka Persoalan di DPR RI

TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…

16 hours ago

BPKP Babel Lakukan Evaluasi Maturitas SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…

19 hours ago

RSUD Kriopanting Bangka Selatan Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik Tingkat Cabang BPJS Kesehatan 2026

TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…

19 hours ago

<em>Polda Babel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih Ke Warga Desa Kemuja Terdampak Kekeringan</em>

TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…

19 hours ago

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT TIMAH Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…

22 hours ago

Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Jaimin

TerabasNews, PANGKALPINANG – Bertahun-tahun menghadapi penyakit infeksi pada bagian dalam gendang telinga membuat Jaimin (57),…

22 hours ago