Categories: Pemprov Babel

TP PKK Kep. Babel Sosialisasikan Pendidikan Gizi bagi Kader Pengelola PMT

TerabasNews,TANJUNGPANDAN – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) terus bergerak menyosialisasikan pendidikan gizi bagi kader pengelola program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi anak stunting dan ibu hamil/menyusui/kekurangan energi kronis (KEK).

Sosialisasi dan orientasi yang berlangsung di kantor Bappeda Kabupaten Belitung, Senin (6/05/2024) ini dihadiri langsung oleh Pj Ketua TP PKK Babel Safriati Safrizal, dan para peserta yang merupakan kader TP PKK Belitung dan Belitung Timur.

Dalam kesempatan itu, Safriati menekankan bahwa masalah gizi sangatlah penting untuk kehidupan manusia yang dimulai sejak 1000 hari pertama kehidupan. Saat ini Indonesia menghadapi masalah gizi yaitu anak stunting dan ibu hamil dengan KEK, dan melihat data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM ) online 1-29 februari 2024 bahwasanya Belitung dan Beltim memiliki angka yang cukup tinggi.

“Oleh sebab itu, kami ingin menurunkan angka tersebut melalui program PMT bagi anak stunting dan bumil KEK di lima kecamatan untuk Pulau Belitung,” tuturnya.

Ia menjelaskan, program ini disalurkan ke dua Kecamatan di Beltim yakni Kecamatan Gantung dengan lokus Desa Selinsing dan Kecamatan Simpang Renggiang di Desa Aik Madu, Desa Lintang, Desa Simpang Tiga dan Desa Renggiang.

Untuk Belitung ada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sijuk lokus Desa Pelepak Puteh, Desa Sijuk, Desa Air Seru. Kecamatan Tanjungpandan lokus desa Juru Seberang dan Kelurahan Pangkallalang dan Kecamatan Membalong Desa Lassar.

“Sebelum dilaksanakannya PMT selama 20 hari berturut-turut, perlu diadakannya sosialisasi dan orientasi pendidikan gizi bagi kader pengelola PMT yang berbasis bahan pangan lokal,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan ini nantinya bagi para kader pengelola PMT dapat juga memberikan edukasi kepada para orang tua anak anak kita yang stunting dan para ibu hamil KEK dalam penyusunan menu yang variatif dengan menggunakan bahan bahan pangan lokal, sehingga selesai kegiatan PMT ini, mereka dapat mengaplikasikannya dalam penyusunan menu keluarga.

“Semoga kasus anak stunting dan ibu hamil KEK di Babel terutama Pulau Belitung dapat turun bahkan sampai di angka nol, aamiin,” harapnya.

Penulis :Imelda

TerabasNews

Recent Posts

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Selesaikan Persoalan Tata Ruang, IUP, Aset, dan Agraria, Gubernur Babel Buka Persoalan di DPR RI

TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…

15 hours ago

BPKP Babel Lakukan Evaluasi Maturitas SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…

18 hours ago

RSUD Kriopanting Bangka Selatan Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik Tingkat Cabang BPJS Kesehatan 2026

TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…

18 hours ago

<em>Polda Babel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih Ke Warga Desa Kemuja Terdampak Kekeringan</em>

TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…

18 hours ago

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT TIMAH Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…

20 hours ago

Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Jaimin

TerabasNews, PANGKALPINANG – Bertahun-tahun menghadapi penyakit infeksi pada bagian dalam gendang telinga membuat Jaimin (57),…

21 hours ago