Categories: Pangkalpinang

Ini Upaya Pemkot Pangkalpinang Hadapi Masalah Sampah di Kota Beribu Senyuman

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menggalakkan masalah kebersihan di Kota ‘Beribu Senyuman’.

Salah satunya adalah mendata seluruh Kartu Keluarga yang tidak bekerjasama dengan Pemkot Pangkalpinang untuk diangkut sampahnya, melalui mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dikatakan Sekretaris Daerah kota Pangkalpinang, Mie Go, terdapat 1.600 Kartu Keluarga di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang tidak berlangganan dengan Pemkot. Sehingga, hal tersebut berpotensi warga membuang sampah sembarangan.

“Kita lebih ke pelayanan terhadap masyarakat, apakah mereka membuang sampah tepat pada tempatnya. Kita ambil contoh di Kelurahan Air Kepala Tujuh itu ada 2.300 KK, tapi yang berlangganan dengan pemerintah kota Pangkalpinang melalui mobil warna pink itu baru 400 KK. Berarti kan masih tersisa 1.600 KK yang tidak terlayani,” ujar Sekda Mie Go, saat menghadiri rapat terkait strategi peningkatan pelayanan kebersihan, Selasa (16/1/24) pagi, di ruang OR Kantor Walikota Pangkalpinang.

“Tidak terlayani ini apakah mereka tidak mampu bayar? ini menjadi evaluasi kami. Ketakutannya adalah mereka bisa bayar, tetapi kita yang belum bisa melayaninya,” lanjut Mie Go

Yang lebih parah lagi, lanjut Mie Go, warga yang tidak mau bayar itu malah membuang sampah sembarangan. Sehingga muncul tempat-tempat sampah liar yang penuh dengan sampah.

“Setiap keluarga pasti menghasilkan sampah, nah ini berpotensi membuang sampah sembarangan, makanya muncul tempat-tempat sampah liar. Kita bersihkan hari ini, besoknya sudah penuh lagi, maka dari itu agar lingkungan tetap bersih, hal ini kita data kemudian kita tingkatkan pelayanan kita untuk bisa melayani mereka. Supaya Kota pangkalpinang terbebas dari sampah,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Penjabat Walikota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan mengatakan selalu konsisten dalam menghadapi masalah kebersihan yang ada di Pangkalpinang. Tergantung kesadaran masyarakatnya seperti apa.

“Kita selalu konsen dengan kebersihan ya, karena tidak membutuhkan banyak anggaran sesungguhnya untuk bersih, tinggal niat kita bagaimana, mau nggak kota kita ini bersih,” ujar Lusje.

TerabasNews

Recent Posts

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Selesaikan Persoalan Tata Ruang, IUP, Aset, dan Agraria, Gubernur Babel Buka Persoalan di DPR RI

TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…

7 hours ago

BPKP Babel Lakukan Evaluasi Maturitas SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…

10 hours ago

RSUD Kriopanting Bangka Selatan Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik Tingkat Cabang BPJS Kesehatan 2026

TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…

10 hours ago

<em>Polda Babel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih Ke Warga Desa Kemuja Terdampak Kekeringan</em>

TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…

10 hours ago

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT TIMAH Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…

12 hours ago

Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Jaimin

TerabasNews, PANGKALPINANG – Bertahun-tahun menghadapi penyakit infeksi pada bagian dalam gendang telinga membuat Jaimin (57),…

13 hours ago