TerabasNews, BANGKA TENGAH – Saat ini Indonesia dihebohkan dan menjadi salah satu negara, yang banyak mengalami kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak-anak.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, dr Anas Maarif, menyebutkan, bahwa di Kabupaten Bangka Tengah sampai dengan saat ini tidak temukan kasus gagal ginjal akut.
“Alhamdulillah, kita bersyukur sampai saat ini di Bangka Tengah tidak ditemukan kasus gagal ginjal akut pada anak-anak, semoga saja kedepannya pun tidak ada kasus ini,” ujarnya, Selasa (1/11).
Lanjut Kadinkes, untuk menghindari terjadinya peredaran obat sirup yang dilarang itu, pihaknya bersama aparat Kepolisian setempat telah melakukan pengecekan terhadap apotik dan toko obat yang ada di Bangka Tengah.
“Obat sirup yang masuk dalam daftar dilarang sudah kita tarik dari peredaran, dan kami juga menghimbauan agar tidak menjual lagi obat yang masuk dalam daftar di larang beredar,” tuturnya
Sedangkan untuk pengawasan obat tersebut, lanjutnya, akan terus di lakukan oleh BP POM, dan apabila ada apotik atau toko obat masih menjual obat sirup yang dilarang, akan dilakukan penindakan sesuai aturan.
“Peredarannya terus di awas oleh BP POM, dan kalau masih ada yang melanggar tetap menjual obat itu, akan di tindak tegas,” pungkasnya. (Haryan)
TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kesempatan generasi muda Bangka Belitung untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah…
TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…
TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…
TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…
TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…
TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…