Categories: DPRD

DPRD Pangkalpinang : sekolah tidak boleh tahan raport/ijazah

TerabasNews, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady mengatakan pihak sekolah tidak boleh menahan raport ataupun ijazah siswa yang sudah lulus di sekolah tersebut.

“Dengan alasan apapun sekolah tidak boleh menahan raport atau ijazah siswa. Kami masih banyak mendapatkan informasi dari masyarakat terkait ada sekolah yang masih saja melakukan praktik seperti ini yaitu menahan rapor atau ijazah siswa dikarenakan belum melunasi SPP,” katanya di Pangkalpinang, Rabu.

Menurutnya hal ini tidak dibenarkan, terlebih untuk sekolah negeri yang seluruh operasionalnya ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Tentu kami akan menindak tegas jika ada sekolah yang memang melakukan penahanan ijazah rapor atau anak tidak diizinkan mengikuti ujian,” ujarnya.

Begitu juga untuk sekolah swasta, pihaknya memaklumi bahwa sekolah swasta membutuhkan dana untuk operasional baik gaji guru dan karyawan yang tidak seluruhnya dibantu oleh negara, namun jika ada kasus di mana ada siswa yang belum melunasi dikarenakan faktor ekonomi maka dinas pendidikan selaku leading sektor pendidikan dari pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi.

“Jangan sampai dibiarkan ada masyarakat yang kesulitan membayar sehingga mengorbankan pendidikan anak-anaknya. Undang-undang mewajibkan 20 persen anggaran untuk pendidikan ini adalah harga mati yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah,” katanya.

Dikatakannya, jika masih ada siswa yang terpaksa putus sekolah dikarenakan tidak mampu membayar SPP, maka kebutuhan anggaran perlu ditinjau ulang.

“Urusan wajib seperti pendidikan ini harus dinomor satukan, tidak boleh ada anak yang tidak mampu membayar SPP sehingga Ia putus sekolah,” katanya.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan harus gerak cepat mengumpulkan data mana saja siswa yang mengalami kesulitan membayar SPP, baik sekolah negeri maupun swasta jangan sampai ada alasan tidak ada uang maka terpaksa putus sekolah.

“Karena Pasal 31 UUD 1945 mengamanatkan bahwa pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara dan pendidikan dasar merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh setiap warga negara dan pemerintah wajib membiayai kegiatan tersebut,” ujarnya.

TerabasNews

Recent Posts

Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

TerabasNews, BELITUNG TIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah…

2 days ago

<em>Tim URC Polda Babel Gelar Patroli Di Pangkalpinang, Bubarkan Remaja Nongkrong Hingga Tengah Malam</em>

TerabasNews - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Bangka Belitung menggelar patroli rutin. Patroli dilakukan…

2 days ago

Ketua DPRD Pangkalpinang Bantah Ada Imbalan Usai Kejari Hentikan Kasus SPPD Anggota Dewan‎

‎TerabasNews, Pangkalpinang , — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari)…

2 days ago

<em>PT PLN Apresiasi PT MSP Konsisten Pakai Energi Hijau, Harwendro: Transisi Energi untuk Bangka Belitung</em>

TerabasNews, BANGKA -- PT PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung mengapresiasi PT Mitra Stania Prima…

2 days ago

Dorong Ekonomi Desa, PT TIMAH Sosialisasikan Kemitraan dengan Koperasi Merah Putih dan Koperasi Pertambangan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk terus membuka ruang kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

2 days ago

Bawaslu Babel Luncurkan “Bawaslu Membelajarkan Volume 2”, Perkuat Pemahaman Masyarakat Kawal Proses Pemilu

TerabasNews, PANGKALPINANG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan program edukasi Bawaslu…

2 days ago