TerabasNews, Parittiga – Babinsa Koramil 431-01/Jebus, Serma Selamet menghadiri rapat antisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBP), wabah penyakit yang bersumber dari jentik, Kamis (6/1/2022).
Dalam kegiatan itu, Serma Selamet mengatakan, jika perkembangbiakan nyamuk demam berdarah di daerah itu sudah sangat tinggi karena di dukung cuaca musim penghujan seperti saat ini.
“Sudah banyak korban yang timbul akibat gigitan nyamuk Aedes Aegipty, sehingga perlu pencegahan sedini mungkin sebelum menimbulkan korban lebih banyak lagi,” kata Serma Selamet.
Secara terpisah Danramil 431-01/Jebus, Kapten Czi Maharuddin mengatakan, penyakit atau virus demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegipty yang terbiasa bersarang digenangan air bersih, digantungan baju baju bekas, di luar maupun di dalam rumah.
Untuk itu, dirinya berharap agar hasil rapat antisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBP) untuk diteruskan kepada masyarakat yang ada di desa agar menjaga kebersihan.
“Saya harap sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini dapat diteruskan kepada masyarakat yang ada di desa, dan segera diadakan tindakan preventif dengan menjaga kebersihan lingkungan, mengadakan penyemprotan atau foging di lingkungan perumahan masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut yaitu, Camat parttiga Bpk Madirisa, Kepala Puskesmas Sekar biru Bpk Firli, Para kelapa Desa se kecamatan parittiga. (rill/red)
TerabasNews, KUNDUR -- Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan di wilayah operasional PT TIMAH…
TerabasNews, Pangkalpinang, 16 September 2026 – Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero)…
TerabasNews, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya menyoroti ketidaktepatan klasifikasi desil…
TerabasNews, PANGKALPINANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai NasDem, Edi…
TerabasNews, Jakarta, 17 September 2026 - PT PLN (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) meresmikan…
TerabasNews, PANGKALPINANG -- Hampir empat tahun Aswandi (51) warga Kota Pangkalpinang harus berjuang menghadapi kanker…