Oleh : Fariz Ilhamzi
TerabasNews – Gerakan sosial merupakan suatu gerakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisir dan mempunyai tujuan yang terarah dan jelas untuk kepentingan bersama agar dapat merubah suatu keadaan agar lebih baik lagi. Gerakan sosial sendiri dapat muncul karena adanya berbagai masalah sosial yang terjadi di dalam masyarakat misalnya kesengsaraan yang disebabkan oleh faktor ekonomi yang sulit. Menurut Coleman, J.W dan Cressey (1984) Faktor ekonomi merupakan salah satu penyebab terjadinya masalah sosial karena banyaknya individu yang tidak mampu mencukupi kebutuhan dasarnya. Kemiskinan tersebut membuat mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar (esensial) individu sebagai manusia yaitu sandang, papan, pangan, pendidikan, dan kesehatan. Masalah-masalah ini berdampak pada masyarakat luas dalam berbagai aspek kehiudupan, sehingga perlu adanya upaya perbaikan dari masyarakat dan pemerintah mengenai persoalan ini. Sehingga menurut saya peran gerakan sosial sangat dibutuhkan pada situasi masyarakat yang sedang mengalami masalah sosial seperti ini. Di kecamatan Koba sendiri terdapat suatu Gerakan sosial yang muncul dan digerakkan oleh para pemuda koba. Gerakan sosial ini diberi nama GAS Society yaitu kepanjangan dari Gerakan Aksi Solidaritas Sosial.
Gas Society atau Gerakan Aksi Solidaritas Sosial merupakan gerakan sosial yang terdapat di kecamatan Koba, kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung. Gerakan sosial ini digerakkan oleh Pemuda koba dan 2 komunitas yaitu Koba movement dan Komuba (komunitas musik koba). Gerakan ini telah ada sejak tahun 2020 dan terus beroprasi hingga saat ini. Adapun asal munculnya gerakan sosial ini yaitu dari kesadaran dan kepedulian dari pemuda koba terhadap masyarakat Bangka Belitung yang sedang dalam kesulitan dan membutuhkan khususnya masyarakat koba itu sendiri. Sehingga muncullah gerakan sosial ini untuk membantu masyarakat yang sedang terdesak yang membutuhkan bantuan sosial berupa uang dan sebagainya.
Aktor sebagai penggerak dalam gerakan sosial ini yaitu para pemuda koba dan dan pemuda sekitarnya yang mempunyai kesadaran sosial untuk membantu masyarakat bangka belitung khususnya di koba dahulu karena berdomisili di koba. Para pemuda koba dan juga komunitas komuba dan koba movement bergabung untuk melakukan gerakan sosial ini. Gerakan sosial ini juga ikut mengajak untuk berpartisipasi masyarakat sekitar dalam gerakan ini agar lebih peka terhadap masyarakat sekitar. Orang yang ikut serta dalam gerakan inipun tidak dipaksa ikut ataupun ditekan agar ikut berpartisipasi juga, melainkan dari kesadaran diri masing-masing yang peka terhadap dunia sekitar yang harus saling tolong menolong. Para pemuda koba melakukan gerakan ini murni karena kesadaran diri masing-masing tanpa adanya dorongan dari pihak manapun jadi tidak digaji ataupun hal lainnya.
Gerakan Aksi Solidaritas Sosial ini juga mempunyai jaringan dalam melakukan gerakan sosial yang dilakukan, jaringan ini berupa relasi dan kerjasama dengan komunitas atau organisasi ataupun kelompok yang ada pada masyarakat atau desa-desa seperti kelompok IRMAS (ikatan remaja masjid), Karang taruna yang ada di desa-desa, dan organisasi atau komunitas lainnya. Hal itu tergantung apakah organisasi ataupun kelompok tersebut mau atau tidak melakukan gerakan sosial bersama karena biasanya organisasi tersebut juga mempunyai program kerja tersendiri. Semakin banyak kerjasama dengan organisasi yang ada maka semakin luas relasi yang didapat sehingga gerakan sosial ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan di koba.
Strategi yang digunakan dalam Gerakan Aksi Solidaritas Sosial dalam melakukan gerakan sosial yaitu dengan cara menggelar ataupun mengadakan konser musik di pusat kota dengan tujuan untuk menarik perhatian masyarakat sekitar untuk menonton musik tersebut dan juga agar mengetahui permasalahan sosial yang sedang ada dengan harapan masyarakat dapat membantu dengan cara memberikan sumbangan ataupun iruan yang nantinya akan diserahkan kepada yang sedang membutuhkan tersebut. Jadi gerakan sosial ini tidak hanya membuat aksi galang dana saja namun sambil mempersembahkan konser musik dari komunitas lokal yaitu komuba untuk menarik perhatian masyarakat sekitar. GAS Society ini melakukan gerakannya yaitu diawali dengan mendapat ataupun mendengar kabar bahwa ada masyarakat yang sedang membutuhkan. Nah selanjutnya para anggota GAS Society ini langsung pergi ke lokasi dan melihat keadaan yang sedang membutuhkan tersebut. Nah setelah tau keadaan dan keperluan tersebut barulah dilakukan gerakan sosial dengan cara penggalangan dana tersebut.
Relevansi dari adanya gerakan sosial dari Gas Society ini adalah agar dapat membentuk kesadaran dan kepedulian dalam masyarakat agar lebih peduli antar sesama dan dapat saling tolong menolong karena kita sebagai manusia tentunya merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan pertolongam satu sama lain. Apalagi ditambah keadaan sedang virus pandemi covid-19 saat ini yang mana banyak orang yang bekerja menjadi tidak berkeja sehingga semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini. Oleh karena itu kita harus saling tolong menong dan hal ini harus dimulai dari diri kita sendiri karena jika kebaikan tidak dimulai dari diri kita sendiri siapa lagi yang akan melakukannya. Manfaat dari adanya gerakan sosial GAS Society untuk masyarakat sendiri yaitu berupa dampak positif yang didapat bagi masyarakat yang menerima bantuan dengan harapan dapat mengatasi masalah yang sedang menimpanya. Selanjutnya yaitu dapat menyadarkan ataupun paling tidak memberi contoh yang baik terhadap masyarakat sekitar tentang kepedulian terhadap lingkungan sekitar. (**)
TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…
TerabasNewa, Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…
TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…
TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…
TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…