Categories: Politik

Anggota Dewan Ini Soroti Perbedaan Insentif Nakes di Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI – Tenaga kesehatan (nakes) merupakan garda terdepan dalam merawat kesehatan masyarakat. Apalagi ditengah pandemi saat ini, tugas berat nakes dalam pelayanan kesehatan sekaligus memerangi Covid-19.
Namun demikian, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Umar Dani menyoroti soal tunjangan atau insentif nakes di daerah, khususnya di Kabupaten Bangka Selatan. Terlebih ia mendapat laporan adanya kesenjangan atau perbedaan tunjangan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di tingkat kecamatan dan di tingkat kabupaten.
“Kita dapat laporan, kalau ada perbedaan tunjangan antara nakes di rumah sakit di daerah dengan puskesmas di kecamatan,” ungkapnya kepada wartawan siang tadi, Rabu (8/9/2021).
Diketahui, insentif nakes ini sudah cair dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan merealisasikan pembayaran sebesar Rp7.429.025.418.357 atau 81,8 persen dari pagu anggaran Rp9.078.197.626.000. Pembayaran itu pun merupakan salah satu realisasi insentif nakes pusat dan santunan kematian.
Plt. Kepala Badan PPSDM Kesehatan RI, Dokter Kirana Pritasari melalui kanal YouTube Kemenkes, di Jakarta, Kamis (2/9/2021) lalu menyebutkan, nilai tersebut merupakan akumulasi dari tunggakan insentif tahun 2020, dan insentif tahun 2021 mulai Januari hingga Juli. Selain itu, ada santunan kematian terhitung Januari hingga Juli.
Namun, khusus nakes di daerah, pembayaran insentif itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Untuk itu, Politisi Golkar ini meminta pihak Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) tidak main-main dalam pencairan insentif nakes. Karena bagi Umar Dani, nakes sudah banyak berkorban dan rela mengabdikan diri untuk kesehatan masyarakat di tengah pandemi sekarang ini.
“Kita prihatin, jika memang benar adanya pembayaran insentif nakes ini dibedakan, baik di tingkat kabupaten rumah sakit dan tingkat kecamatan Puskesmas. Saya rasa mereka memiliki tugas yang sama dan berjuang memerangi Covid-19 ini bukan main-main yang dipertaruhkan, nyawa mereka sendiri, bahkan rela meninggalkan keluarga,” kata Umar dengan nada kesal.
Karenanya, ia berharap Pemkab Bangka Selatan menitikberatkan perhatian kepada nakes di daerah di masa pendemi Covid-19 baik dari segi alat penunjang kerja, hingga pada kesejahteraannya. Dan jangan dibeda-bedakan. (Rilis.MPO-PG)

TerabasNews

Recent Posts

Hari Anak Nasional, PT TIMAH Bekali Guru dan Orang Tua untuk Dorong Kemandirian Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Dalam momentum Hari Anak Nasional 2026, PT TIMAH (Persero) Tbk menggelar Seminar…

5 hours ago

GHES 2026: Tegaskan Komitmen, PLN Terus Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional

TerabasNews, Jakarta, 23 Juli 2026 - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan Energi…

5 hours ago

UBB Gelar Seminar Nasional Logam Tanah Jarang: Dorong Penguasaan Teknologi dan Hilirisasi Bernilai Tambah di Bangka Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG – Universitas Bangka Belitung (UBB) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema "Logam Tanah Jarang…

8 hours ago

Menemani Tumbuh Kembang Anak di Lingkar Tambang, PT TIMAH Hadirkan Dukungan dari Pendidikan hingga Kesehatan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Setiap anak memiliki proses tumbuh kembangnya masing-masing. Ada yang belajar mengenal dunia…

10 hours ago

Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan di Hari Anak Nasional

TerabasNews, Jakarta – Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 menjadi momentum bagi PT Jasa Raharja (Persero)…

10 hours ago

Rakornas Samsat 2026, Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

TerabasNews, Bandar Lampung, 14 Juli 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung…

10 hours ago