Categories: Pemprov Babel

Suntikan Pertama ke Gubernur Erzaldi, Tandai Mulainya Vaksinasi Covid-19 di Babel

TerabasNews – MERAWANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi orang pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mendapat suntikan vaksin Covid-19. Pemberian suntikan vaksin Covid-19 kepada Gubernur Erzaldi dilakukan oleh Tim Dokter. Kegiatan ini berlangsung di RSUP Ir. Soekarno, Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Jumat (15/1/20).

Setelah penyuntikan vaksin kepada Gubernur Erzaldi, dilanjutkan dengan penyuntikan kepada Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Babel ini menjadi tanda dimulainya program Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Babel. Penyuntikan vaksin dilakukan sesuai dengan mekanisme Standar Operasional Prosedur (SOP) Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Prosesnya dimulai dari pemeriksaan data, skrining akhir, penyuntikan vaksin, dan verifikasi data. Usai disuntik, Gubernur Erzaldi menunjukkan lengan hasil suntikan kepada awak media. Kemudian, diharuskan menunggu selama 30 menit di fasilitas kesehatan, untuk masa monitoring sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdullilah penyuntikan Covid-19 ini berjalan dengan aman dan lancar. Saya bersama jajaran Forkopimda sudah melakukan observasi selama 30 menit, hasilnya aman dan baik-baik saja,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi mengimbau masyarakat, walaupun telah divaksin, tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dan menjalankan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak (3M) dengan baik.

“Jangan hanya karena sudah divaksin, kita tidak melaksanakan protokol kesehatan. Vaksin ini adalah salah satu jalan untuk kita terhindar atau bebas dari Covid-19, namun untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan, ada baiknya untuk tetap disiplin pada 3M,” jelasnya.

Masyarakat harap tetap bersabar menunggu undangan atau arahan dari pemerintah untuk disuntik Vaksin Sinovac Covid-19. Gubernur dan Forkopimda juga mengajak masyarakat untuk jangan takut divaksin, karena vaksin ini aman dan halal.

Sementara itu, Direktur RSUP Ir. Soekarno Babel, Armayani yang ikut mendampingi petugas medis memberikan suntikan kepada Gubernur mengatakan bahwa, kegiatan Pemberian Suntikan Vaksinasi telah berjalan dengan baik dan tidak ada kendala. Walaupun ada beberapa yang ditunda penyuntikan karena mengalami permasalahan beberapa indikator dalam skrinning akhir.
Dijelaskannya juga bahwa, dalam penyuntikan ini dilakukan oleh 3 vaksinator yang telah terlatih sesuai dengan SOP yang berlaku. Vaksinator yang menyuntik Gubernur Erzaldi adalah seorang dokter di Puskesmas Batu Rusa yaitu, dr. Roy Jannah. (lls)

TerabasNews

Recent Posts

LPG 3 Kg Langka di Babel, Eddy Iskandar: Penyebabnya Kapal Pengangkut Rusak, Distribusi Tersendat

TerabasNews, PANGKALPINANG – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Kepulauan…

15 hours ago

Eddy Iskandar Dorong KWT Babel Jadi Penyuplai Pangan Guna Tekan Inflasi

TerabasNews, PANGKALPINANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),…

15 hours ago

Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar Soroti Berbagai Persoalan Yang Dihadapi Guru SMA di Pangkalpinang

TerabasNewa,  Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyoroti berbagai persoalan…

17 hours ago

Ratusan Angler Karyawan PT TIMAH Tbk Meriahkan Fishing Competition 2026 di Sungailiat

TerabasNews, BANGKA -- Ratusan angler yang merupakan karyawan PT TIMAH Tbk memadati kawasan eks Galangan…

22 hours ago

Anggota Komisi III DPRD  Babel, Yogi Maulana Turun Langsung Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Bangka Selatan

TerabasNews, BANGKA SELATAN, – Setelah menyelesaikan masa reses dan melakukan penyampaian serta penyerapan aspirasi masyarakat,…

22 hours ago

<em>Berkas P21, Polda Babel Limpahkan 4 Tersangka Praktik Penimbunan BBM Ilegal Ke Kejaksaan</em>

TerabasNews - Kasus praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada November 2025 lalu…

23 hours ago