Categories: Daerah

Masyarakat Semarang dan Jateng Tolak Aksi Demo Anarkis

TerabasNews – Semarang – Seteah beberapa waktu lalu Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng) Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi sampaikan deklarasi cinta damai dan menolak segala bentuk aksi anarkis. Pada Senin (19/10) lalu, kini masyarakat Semarang dan Jateng menyatakan sikap serupa yaitu menolak aksi demo anarkis. Senin (26/10)

Pernyataan masyarakat Semarang dan Jateng  ini menyikapi aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Dalam aksi demo tersebut diduga disusupi oleh provokator yang tidak bertanggung jawab yang membuat aksi unjuk rasa menjadi anarkis  dan berakibat rusaknya fasilitas umum.

Kondisi ini difasilitasi dengan mudahnya mengakses media sosial, Kapolda Jateng menegaskan apabila masyarakat daya tangkal terhadap provokasi-provokasi rendah maka akan mudah digerakkan pada aksi yang merugikan masyarakat sendiri.

“Kalo masyarakat daya tangkalnya rendah nanti akan mudah terprovokasi dan mudah digerakkan pada akasi massa yang berujung anarkis dan merugikan.” ucap Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi.

Oleh karena itu Polda Jateng mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi dalam bermedia sosial yang bijaksana untuk tingkatkan ketahanan sosial dan mewujudkan daya tangkal terhadap konflik sosial.

“Mari kita buka kanal-kanal komuniaksi untuk mempermudah masyarakat melakukan klarifikasi.” imbau Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi.

Bersama dengan ini, Kapolda Jateng menganggap penting untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengumpulkan massa dalam jumlah besar. Bersama-sama masyarakat Polda Jateng akan edukasi tentang protokol kesehatan dan memberi teguran yang terukur pada pelanggaran yang terjadi.

Dengan edukasi tersebut kami berharap penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan dengan giat-giat kampung siaga yang telah bantak terbetuk di seluruh Jawa Tengah.” terang Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi.

Ganjar Pranowo menyebut deklarasi dan sikap masyarakat ini sebagai cara Jawa Tengah meyelesaikan persoalan.

“Deklarasi dan sikap masyarakat ini adalah bagian dari cara Jawa Tengah untuk menyelesaikan persoalan, dari kepolisian kita juga sudah sepakat untuk memperbaiki diri tapi juga tidak mungkin jika tidak dibantu masyarakat maka dengan tidak ada yang saling mancing, dengan begitu aksi berjalan damai.” ucap Ganjar, Senin (19/10/2020). (saibumi)

TerabasNews

Recent Posts

Gubernur Hidayat Arsani : PLTS Terangi Pulau Rengit 24 Jam, Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

TerabasNews, BELITUNG — Harapan baru tumbuh di Pulau Rengit. Dari sebelumnya masyarakat hanya menikmati listrik…

50 mins ago

Bupati Basel Turun Ke jalan Beserta Jajaran Pungut Sampah Usai Pawai Kemerdekaan, Pastikan Ruas Jalan Sudirman<br>Bersih Kembali

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan…

51 mins ago

Noni Hidayat: Nilai Tradisi Lokal Nganggung Masih Memiliki Tempat Penting di Tengah Kehidupan Masyarakat Modern

TerabasNews, PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,…

6 hours ago

Perkuat Energi Hijau & Riset, PLN dan UBB Resmi Jalin Kerja Sama Strategis di Lingkungan GEET Pulau Rengit

TerabasNews, BELITUNG — PT PLN (Persero) bersama Universitas Bangka Belitung (UBB) secara resmi memperkuat sinergi untuk pengembangan energi hijau serta…

6 hours ago

Ditresnarkoba Polda Babel Ringkus Pengedar Besar, Amankan 1,2 Kilogram Sabu di Pangkalpinang

TerabasNews, PANGKALPINANG — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali berhasil membongkar peredaran gelap narkotika…

11 hours ago

<em>Berkas P21, Polda Babel Limpahkan Tersangka AK Ke Kejari Bangka</em>

TerabasNews - Kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan oleh pengusaha tambak udang FG akhirnya memasuki…

1 day ago