POLDA BABEL GELAR OPERASI LILIN MENUMBING 2019

By Hendrawansyah 19 Des 2019, 14:06:17 WIBHukum

POLDA BABEL GELAR OPERASI LILIN MENUMBING 2019

Keterangan Gambar :


TerabasNews - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar Operasi Lilin Menumbing 2019 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

"Operasi Lilin Menumbing 2019 ini akan digelar selama 10 hari mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 dengan total pasungan 1309 personel gabungan. Operasi ini dilaksanakan guna mewujudkan situasi kamtibmas dan kemseltibcarlantas yang kondusif," kata Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat di Pangkalpinang, Kamis.

Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing 2019 yang dilaksanakan pada hari ini untuk mengetahui kesiapan tugas operasi, baik dari aspek personel, materil, sarana komunikasi dan sarana mobilitas lainnya termasuk melibatkan komponen masyarakat sehingga terdapat sinergitas antar aparat keamanan dan segenap potensi masyarakat. 

"Melalui apel pasukan ini juga kami melakukan pengecekan kesiapan akhir pelaksanaan operasi, baik pada aspek personel, sarana prasarana, anggaran, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan mitra Kamtibmas lainnya dalam pengamanan perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020," jelasnya.

Operasi Lilin Menumbing 2019 akan melibatkan Shabara, Polisi Militer, Dinas Perhubungan Provinsi Babel, Direktorat Lalu Lintas, Brimob, Polair, TNI, Basarnas, Pol PP dan mitra Polri terkait.

Ia mengimbau kepada masyarakat selama perayaan natal dan tahun baru agar menghindari kegiatan-kegiatan yang merugikan baik diri sendiri maupun orang lain. 

"Kami juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan hal-hal yang mencurigakan terkait dengan pelaksanaan natal dan tahun baru agar segera ditindak lanjuti," ujarnya. 

Adapun sasaran Operasi Lilin Menumbing 2019 ada empat yaitu tempat, orang, barang dan kegiatan. Untuk sasaran tempat yakni seperti gereja, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, perbankan, pegadaian, money changer, ATM, permukiman, tempat wisata, terminal bus, bandara, pelabuhan, SPBU, kantor Pemerintahan dan swasta.

"Sedangkan untuk sasaran orang yakni berupa masyarakat yang melaksanakan kegiatan Natal dan tahun baru, berbelanja, berekreasi dan mudik," katanya.

Sementara untuk sasaran barang yakni berupa miras, narkoba, sajam, senpi, handak, petasan, makanan dan minuman kadaluwarsa, kendaraan transporasi umum dan benda berbahaya lainnya.

"Sedangkan untuk sasaran kegiatan berupa ibadah perayaan Natal dan Tahun Baru, Rekreasi dan arus mudik dan balik serta tahun baru," ujarnya. (Hendra)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook