Categories: DPRD

Atasi Kelangkaan Dan Antrean Panjang Bbm, Ketua DPRD Babel Minta PT Pertamina Segera Tindak Lanjut

TerabasNews, PANGKALPINANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mendesak PT Pertamina untuk segera menyelesaikan persoalan kelangkaan serta antrean panjang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax yang melanda sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah provinsi.

Permintaan ini disampaikan Didit setelah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait kesulitan memperoleh pasokan BBM, sekaligus melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi yang terjadi.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat terkait susahnya mendapatkan Pertalite maupun Pertamax. Saya juga sudah ke lapangan dan memang benar terjadi antrean panjang masyarakat yang ingin membeli BBM,” ujar Didit di Pangkalpinang, Selasa (14/7).

Berdasarkan pantauan dan laporan yang diterima, warga terpaksa mengantre hingga dua jam untuk mendapatkan pasokan BBM. Bahkan, muncul informasi adanya dugaan praktik penjualan BBM di luar ketentuan harga resmi yang mencapai Rp25.000 per liter.

Terkait upaya penanganan, Didit telah melakukan komunikasi secara daring dengan pihak Pertamina untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan. Sebelumnya, perwakilan Pertamina dijadwalkan hadir di kantor DPRD Babel pukul 11.00 WIB guna membahas persoalan ini, namun agenda tersebut tertunda karena pihak terkait sedang menghadiri undangan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung.

“Saya minta kepada pihak Pertamina supaya masalah ini diselesaikan secepat mungkin dan segera dilaporkan ke pusat. Jangan sampai kondisi ini terus dibiarkan karena korbannya sudah banyak,” tegasnya.

Kelangkaan pasokan BBM dinilai telah berdampak luas dan mengganggu aktivitas berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pekerja, pelaku usaha, hingga pengemudi ojek daring. Didit juga menerima laporan warga yang tidak dapat berangkat bekerja, bahkan ada orang tua yang terpaksa mengantar anak sekolah dengan berjalan kaki karena kendaraan tidak memiliki bahan bakar.

“Artinya, dampak antrean dan keterbatasan stok BBM ini sudah dirasakan hampir semua sektor,” tambahnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kelangkaan belum dapat dipastikan, apakah dikarenakan keterlambatan distribusi ke wilayah Kepulauan Bangka Belitung atau faktor lainnya. Pihak DPRD pun berharap Pertamina segera memberikan penjelasan resmi sekaligus menawarkan solusi yang dapat dijalankan dalam waktu sesingkat-singkatnya demi pemulihan pelayanan publik yang optimal. (**)

TerabasNews

Recent Posts

Pemkab Bangka Selatan Sambut BPKP Babel, Perkuat Sinergi Pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Mewakili Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan,…

14 mins ago

<em>Kapolda Babel Pimpin Sertijab Sejumlah PJU Hingga Kapolres, Berikut Daftar Lengkapnya</em>

TerabasNews, Sejumlah Pejabat Utama (PJU) hingga Kapolres dijajaran Polda Bangka Belitung menjalani prosesi serah terima…

14 mins ago

Pererat Sinergitas, Polres Basel dan Kodim 0432<br>Gelar Silaturahmi Strategis Demi Kamtibmas Kondusif

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Guna memperkuat soliditas dan kolaborasi antar - lini keamanan. Komando Distrik…

15 mins ago

PT TIMAH Hadirkan Harapan bagi Anak Berprestasi di Karimun, Bantuan Pendidikan Ringankan Beban Orang Tua

TerabasNews, KARIMUN -- Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah…

19 mins ago

Dukung Keberlanjutan Sumber Daya Laut, PT TIMAH Telah Restocking Ribuan Kepiting Bakau di Karimun

TerabasNews, KARIMUN -- Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui…

20 mins ago

PT TIMAH Konsisten Dukung Pengembangan Generasi Muda, Putri Bangka Barat Raih Gelar Duta Wastra 2026

TerabasNews, BANGKA BARAT -- Dukungan terhadap pengembangan generasi muda terus menjadi salah satu fokus PT…

20 mins ago