TerabasNews, PANGKALPINANG – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang, Darwin, menegaskan bahwa kelulusan merupakan titik awal bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara pelepasan 189 siswa Kelas IX SMP Negeri 10 Pangkalpinang, yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026).
Kegiatan pelepasan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi STIMULUS sebagai bentuk inovasi terbaru dalam dunia pendidikan di wilayah Kota Pangkalpinang. Di hadapan para tenaga pendidik, orang tua siswa, dan para lulusan, Darwin berpesan agar momen kelulusan ini dijadikan semangat dan motivasi untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Anggaplah ini sebagai awal tonggak perjalanan kalian untuk melangkah lebih jauh ke jenjang pendidikan berikutnya. Jadikan hari ini sebagai penyemangat agar terus bangkit dan berprestasi di masa mendatang,” ujar Darwin.
Dalam kesempatan tersebut, Darwin juga menyampaikan catatan penting terkait tantangan pembentukan karakter dan moral generasi muda saat ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, melainkan bergantung pada tiga unsur utama, yaitu lembaga pendidikan, peran aktif orang tua, serta kondisi lingkungan tempat anak berinteraksi. Menurutnya, aspek lingkungan saat ini menjadi tantangan terbesar yang perlu diwaspadai dan dihadapi secara bersama-sama.
“Perlu dipahami bahwa anak hanya menghabiskan sekitar sepertiga waktunya dalam sehari di lingkungan sekolah, yaitu mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 13.00 siang atau paling lama pukul 15.30 sore, di bawah bimbingan dan pengawasan pihak sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa tanggung jawab pembinaan justru menjadi perhatian utama ketika anak telah meninggalkan lingkungan sekolah. Sisa waktu sekitar 16 jam dalam sehari yang berada di luar pengawasan tenaga pendidik menjadi periode yang sangat krusial bagi perkembangan kepribadian anak. Hal inilah yang mendorong pihaknya untuk terus mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga pengaruh lingkungan pergaulan.
“Namun setelah itu, terhitung sejak pukul 15.30 sore dan seterusnya, anak berada di lingkungan rumah dan masyarakat. Inilah yang menjadi perhatian kita, agar seluruh pihak dapat memahami betapa pentingnya peran serta dalam membimbing dan mengawasi tumbuh kembang anak,” imbuhnya. (**)
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Momentum Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Bangka Tengah, untuk…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi rapat audiensi…
TerabasNews, Pangkalpinang-Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi…
TerabasNews, BANGKA BELITUNG – Kebahagiaan Hari Raya Iduladha masih terasa di sejumlah pelosok Bangka Belitung.…
TerabasNews, KARIMUN -- Upaya PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir terus…