Categories: Bangka Tengah

Pemkab Bateng Launching WAR 13 T, Fokus Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

TerabasNews, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengibaratkan persoalan anak putus sekolah seperti benang kusut yang harus diurai bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Hal itu disampaikannya saat launching Gerakan WAR 13 T (Wajib Belajar 13 Tahun) di Ruang Rapat Besar Kantor Bupati Bangka Tengah, Kamis (21/05/2026).

Menurut Algafry, penanganan anak putus sekolah tidak bisa dilakukan secara parsial karena dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi ekonomi, geografis, hingga pola kehidupan masyarakat.

“Ini adalah tugas kita bersama. Kita perlu kembali merapikan benang-benang yang mulai kusut, menegakkan kembali yang belum berjalan sebagaimana mestinya secara bersama-sama,” ujar Algafry.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan di Bangka Tengah ialah pola mata pencaharian masyarakat pesisir yang berpindah-pindah mengikuti musim tangkap ikan sehingga anak-anak ikut berpindah tempat tinggal dan akhirnya berhenti sekolah.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Algafry menyebut dunia pendidikan di Bangka Tengah mulai menunjukkan perkembangan positif. Tingkat partisipasi sekolah usia prasekolah 5–6 tahun tercatat meningkat hingga 22 persen dibanding tahun sebelumnya.

Melalui Gerakan WAR 13 T, Pemkab Bangka Tengah berupaya memperkuat komitmen wajib belajar 13 tahun sekaligus menekan angka putus sekolah melalui kolaborasi lintas sektor.

Peluncuran gerakan tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama seluruh stakeholder pendidikan di Bangka Tengah.

Selain itu, Dinas Pendidikan Bangka Tengah juga meluncurkan aplikasi SI PINTAR (Sistem Pantauan Internal Anak Usia Pra Sekolah) untuk memetakan anak-anak usia dini yang belum terdaftar di PAUD.

Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan anak menuju jenjang pendidikan berikutnya.

“Saat ini kita sedang gencar menyosialisasikan mengapa PAUD itu sangat penting, karena PAUD menjadi fondasi dasar,” katanya.

Di akhir kegiatan, Algafry mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, ikut berperan aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pendidikan agar tidak ada lagi anak Bangka Tengah yang putus sekolah.

TerabasNews

Recent Posts

Koba Healing Run 2026: Seribuan Pelari, Hadiah Motor, dan Misi Cetak Atlet Baru

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Ribuan langkah pelari mengguncang Kota Koba. Sekitar seribuan peserta ambil bagian…

5 hours ago

Koba Healing Run Jadi Momentum Bangka Tengah Tunjukkan Potensi Daerah

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Ajang Koba Healing Run 2026 tak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi…

5 hours ago

HARI KEDUA EXPLORE BABEL 2026: EDUKASI, INOVASI UMKM, DAN KREATIVITAS LOKAL SEMARAKKAN AKHIR PEKAN

TerabasNews, Pangkalpinang, 29 Agustus 2026 – Bank Indonesia melanjutkan rangkaian Explore Babel 2026 pada Sabtu…

21 hours ago

NasDem Siapkan Usulan Pansus Plasma PT Foresta, Edi Nasapta Ajak Seluruh Partai Menjadi Pengusul Bersama

TerabasNews, TANJUNGPANDAN — Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Belitung telah menyiapkan usulan pembentukan Panitia Khusus…

22 hours ago

Semarak HUT ke-81 RI, PT TIMAH Tampilkan KIP dan Tugboat dalam Kendaraan Hias di Pangkalpinang

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk turut menyemarakkan pawai kendaraan dalam rangka memperingati Hari…

23 hours ago

EXPLORE BABEL 2026: HARMONI SERUMPUN SEBALAI MENUJU BABEL BERDAYA DAN BERKELANJUTAN

TerabasNews, Pangkalpinang, 28 Agustus 2026 – Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali…

23 hours ago