TerabasNews, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, melaporkan perkembangan pembangunan dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya. Hingga saat ini, dari total 56 desa dan kelurahan yang menjadi sasaran, sebanyak tujuh wilayah telah menyelesaikan seluruh tahapan persiapan, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan. Tiga wilayah utama yang masih memerlukan penanganan khusus terkait penyelesaian masalah lahan adalah Kelurahan Dul, Kura Barat, dan kawasan sekitar Pangkalan Baru serta Desa Mesuk Timur.
Menurut penjelasan Algafry, kendala utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah ketersediaan lahan yang sesuai persyaratan. Secara rinci, di Kelurahan Dul, pemerintah daerah sebenarnya telah memiliki aset tanah, namun luasannya dinilai belum memadai dan tidak sesuai dengan standar peruntukan pembangunan KDMP. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah berupaya menjajaki kemungkinan penggunaan lahan milik PT Timah seluas sekitar 13 hektare.
“Tadi saya sampaikan dengan Pak Dandim untuk berkomunikasi dengan Danatara selaku pengelola aset BUMN tersebut. Lokasi itu sangat memungkinkan untuk pendirian KDMP, mengingat aset yang kami miliki saat ini luasnya belum sesuai syarat,” ungkap Algafry, Sabtu 16/5
Kendala serupa juga terjadi di Kura Barat, di mana saat ini masih dalam tahap negosiasi intensif dengan pihak desa guna memperoleh lahan yang tepat. Sementara itu, di wilayah arah Pangkalan Baru, permasalahan muncul karena lahan di kawasan tersebut sebagian besar sudah dimiliki oleh masyarakat, sehingga sulit bagi pemerintah daerah untuk memperoleh lahan yang memadai. Di Desa Mesuk Timur, hambatan yang dihadapi adalah batas wilayah yang berbatasan langsung dengan lahan pendidikan PAUD, sehingga diperlukan koordinasi matang agar tidak saling mengganggu fungsi masing-masing.
Meski menghadapi berbagai tantangan pembebasan dan penetapan lahan, Algafry menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berpegang pada target yang telah ditetapkan. Secara nasional, penyelesaian program ini ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. Meskipun menyadari kemungkinan seluruh titik belum tuntas sepenuhnya dalam waktu singkat tersebut, Algafry menjamin seluruh proses pembangunan dan pembentukan KDMP di seluruh wilayah Bangka Tengah akan tuntas diselesaikan pada tahun 2026 ini.
“Memang mungkin belum bisa selesai serentak di bulan Agustus nanti, namun Insya Allah di tahun 2026 ini semuanya akan kami selesaikan hingga tuntas,” tegasnya. (**)
TerabasNews, PANGKALPINANG, 16 Mei 2026 – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengikuti acara peresmian Koperasi Desa…
TerabasNews, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen mengarahkan pengembangan usaha Koperasi Desa Merah…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menegaskan bahwa para alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu…
TerabasNews, BANGKA SELATAN – Pemerataan pembangunan, ketersediaan program nasional, serta dukungan bagi masyarakat pesisir menjadi…
TerabasNews, BANGKA SELATAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bangka Tengah, Fani…