Categories: PT. TIMAH

Dukung Produktivitas Nelayan, PT TIMAH Tbk Berikan Bantuan kepada Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang

TerabasNews, BANGKA BARAT — PT TIMAH Tbk sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir dengan memberikan bantuan peralatan perikanan kepada Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang di Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Bantuan untuk nelayan merupakan program rutin yang dilakukan oleh PT TIMAH Tbk untuk kelompok nelayan di wilayah operasional perusahaan. Melalui dukungan ini, diharapkan produktivitas nelayan akan meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan yang diberikan oleh PT TIMAH Tbk meliputi perangkap kawat, tali untuk membangun alat pengumpul ikan (rumpon), dan satu motor tempel 9,5 HP. Peralatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan nelayan lokal, yang sebagian besar masih menggunakan alat tangkap tradisional seperti perangkap dan rumpon.

Ketua Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Harman, menyatakan bahwa bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan nelayan di daerah pesisir Air Gantang, khususnya di Dusun Penganak, yang terletak tepat di tepi laut.

Kelompok Nelayan Penganak terdiri dari hampir 100 anggota dari beberapa dusun, termasuk Dusun Penganak.

“Kebutuhan utama para nelayan di sini adalah memasang perangkap dan membangun jaring. Motor tempel juga sangat membantu para nelayan yang sebelumnya hanya bisa beroperasi di dekat garis pantai karena mesin mereka kecil,” kata Harman.

Dia menjelaskan bahwa motor tempel tersebut bukan milik pribadi, melainkan digunakan secara bergilir oleh anggota kelompok. Skema ini diterapkan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar bermanfaat bagi semua anggota kelompok.

“Menurut aturan kelompok, bantuan ini tidak dapat dimiliki oleh individu. Bantuan ini dirotasi agar semua nelayan dapat merasakan manfaatnya. Ini benar-benar untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

Harman juga mencatat bahwa di daerah Penganak, kegiatan pertambangan dan kegiatan perikanan di laut dapat berjalan beriringan.

“Jika dikelola dengan baik, kegiatan pertambangan dan perikanan laut dapat hidup berdampingan. Keduanya menjadi dua sumber ekonomi masyarakat yang dapat berjalan beriringan, selama ada pemahaman bersama,” kata Harman.

Atas bantuan yang diberikan, manajemen dan anggota Kelompok Nelayan Penganak menyampaikan apresiasi mereka kepada PT TIMAH Tbk.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian PT TIMAH. Kami berharap bantuan ini akan semakin mendukung produktivitas nelayan dan meningkatkan kesejahteraan anggota kami,” pungkasnya.

Melalui program bantuan fasilitas perikanan ini, PT TIMAH Tbk terus hadir dalam memberikan nilai tambah kepada masyarakat pesisir, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan memperkuat perekonomian lokal. (*)

TerabasNews

Recent Posts

Bupati Algafry Apresiasi Kejari Kawal Pembangunan Bangka Tengah

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka…

10 hours ago

Pemkab Bangka Tengah Dorong ASN Manfaatkan KPR FLPP

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mendorong ASN, PPPK, dan PJLP memanfaatkan program…

10 hours ago

Reses di Bangka Selatan, Rudianto Tjen Kawal<br>Kelangkaan BBM di Babel Hingga ke Pusat

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Reses di Bangka Selatan, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil…

10 hours ago

Nekat Edarkan Sabu 6,80 Gram, Pria di Toboali<br>Diciduk Polisi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Nekat edarkan Sabu di wilayah hukumnya, seorang pria berinisial H Bin…

10 hours ago

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Basel<br>Kumpulkan 24 Kantong Darah Untuk Kemanusiaan

TerabasNews, BANGKA SELATAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Polres…

10 hours ago

Dari Secangkir Kopi, Hingga Menjaga Kamtibmas Polres Basel Perkuat Silahturahmi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Dari secangkir kopi hingga menjaga Kamtibmas Polres Bangka Selatan mempererat kedekatan…

10 hours ago