Categories: Opini

Ledakan Guncang SMAN 72 Jakarta: Korban Luka Bertambah, Polisi Dalami Motif Pelaku

Nama :Imee lee
Jurusan sastra inggris Universiras Bangka Belitung


Tragedi ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang, 8 November 2025, masih menyisakan duka dan tanda tanya besar. Insiden yang terjadi saat pelaksanaan salat Jumat di masjid sekolah itu mengakibatkan lebih dari 90 siswa dan guru mengalami luka-luka. Sebagian korban harus mendapatkan perawatan intensif karena luka bakar, cedera akibat serpihan, dan gangguan pendengaran.
Kejadian bermula sekitar pukul 12.15 WIB. Suasana ibadah yang semula khusyuk berubah seketika ketika terdengar dentuman keras dari arah tengah masjid. Menurut beberapa saksi, dua ledakan terjadi hampir bersamaan. Fadhil (16), siswa kelas XI yang berada tidak jauh dari sumber ledakan, menuturkan bahwa ia melihat cahaya terang disertai hawa panas sebelum terdengar teriakan dari para jamaah. Ia mengatakan, “Saya langsung bangun dan mencoba keluar. Banyak teman yang jatuh karena panik, asap juga memenuhi ruangan.”
Guru Pendidikan Agama Islam, Ustaz Rahmat, yang membantu proses evakuasi, menyatakan bahwa situasi sempat sangat kacau. Para guru dan petugas keamanan sekolah berusaha menenangkan siswa agar tidak saling dorong. Beberapa siswa yang mengalami luka parah segera dibawa menggunakan ambulans ke RS Yarsi, sementara siswa lain yang mengalami luka ringan ditangani di puskesmas terdekat. Pihak sekolah kemudian menutup akses menuju masjid untuk keperluan penyelidikan polisi.
Tim penjinak bom dari Polda Metro Jaya segera diturunkan ke lokasi. Polisi mengonfirmasi bahwa terduga pelaku adalah seorang siswa sekolah tersebut, yang diduga merakit bahan peledak secara mandiri. Seorang penyidik menyampaikan bahwa pelaku diduga bertindak sendiri, meski pemeriksaan mendalam masih dilakukan untuk memastikan apakah ada pengaruh lingkungan atau paparan konten tertentu. Barang-barang yang diduga berkaitan dengan perakitan bahan peledak ditemukan di kamar terduga pelaku.
Di kalangan siswa, muncul kabar bahwa pelaku pernah mengalami perundungan. Beberapa teman sekelas menyebut pelaku kerap terlihat menyendiri dan jarang berinteraksi. Namun pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan adanya bullying. Dugaan ini kini turut ditelusuri oleh konselor sekolah dan aparat untuk memastikan apakah ada tekanan psikologis yang berperan dalam tindakan tersebut.
Pemerintah daerah merespons cepat. Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengeluarkan instruksi untuk memperketat pengamanan di seluruh sekolah negeri. Pemeriksaan barang bawaan, peningkatan pengawasan lingkungan sekolah, dan penambahan tenaga konseling akan menjadi langkah awal yang diterapkan dalam beberapa pekan ke depan. Kementerian Sosial dan KPAI juga menurunkan tim pemulihan trauma untuk memberikan pendampingan psikologis bagi para siswa dan guru yang terdampak.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan foto atau informasi identitas para korban. Polisi meminta publik menahan diri dari menyebarkan spekulasi terkait motif pelaku, terutama mengingat sebagian besar informasi yang beredar masih bersifat simpang siur. Proses penyelidikan disebut akan berlangsung beberapa waktu ke depan karena melibatkan pemeriksaan psikologi, digital forensik, serta keterangan dari pihak sekolah dan rekan-rekan pelaku.
Hingga kini situasi di SMAN 72 sudah berangsur tenang, namun bekas kepanikan masih tampak di wajah para siswa yang kembali mengikuti kegiatan belajar dengan pengawasan ketat. Banyak orang tua meminta sekolah meningkatkan layanan konseling agar siswa dapat memproses kejadian traumatis tersebut dengan baik. Warga sekolah berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya penguatan pengawasan, keterbukaan komunikasi antara siswa dan guru, serta perhatian serius terhadap masalah perundungan maupun tekanan psikologis di lingkungan pendidikan.
sumber:
https://www.antaranews.com/berita/5228485/ledakan-saat-jumatan-bawa-petaka-di-sman-72-jakarta?utm_source
https://www.antaranews.com/berita/5232173/ledakan-sman-72-puluhan-orang-masih-dirawat-di-rumah-sakit?utm_source
https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8199372/6-fakta-ledakan-di-sman-72-kelapa-gading-jakarta?utm_source
https://www.antaranews.com/berita/5228277/dki-kemarin-ledakan-di-sman-72-lalu-kebakaran-di-kebayoran-lama?utm_source

TerabasNews

Recent Posts

Peringatan Bulan K3 Nasional, PT TIMAH Tbk Gelar Berbagai Kegiatan di Seluruh Wilayah Operasional

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH Tbk berkomitmen mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten…

6 hours ago

Prof. Albertus Wahyurudhanto Soroti Distorsi Pilkada Langsung akibat Biaya Politik Tinggi

TerabasNews, Jakarta — Guru Besar Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Prof. Dr. Albertus…

11 hours ago

UBB Resmi Lantik Dosen, Pejabat Akademik, dan PPPK Paruh Waktu Tahun 2026

TerabasNews, Bangka - Universitas Bangka Belitung (UBB) mengawali tahun 2026 dengan melantik dosen, pejabat akademik,…

1 day ago

Kepala Dispubadpora Bangka Tengah Resmi Dijabat Zulpan

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Zulpan resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga…

1 day ago

Lantik 105 PNS, Enam Pejabat Eselon II Resmi Duduki Kepala Dinas

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan pengangkatan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil…

1 day ago

Peringati Isra Mi’raj, Kapolres Bangka Selatan<br>Ajak Anggota Tingkatkan Iman

TerabasNews, Bangka Selatan - Polres Bangka Selatan mengelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447…

1 day ago