Nama: Kaisya Candra Kirana
Jurusan: Sastra Inggris
Universitas Bangka Belitung
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan yang terjadi akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan. Meskipun sering dianggap penyakit ringan karena gejalanya dapat muncul lalu hilang, GERD dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Artikel ini bertujuan menjelaskan pengertian GERD, penyebab, gejala, dampak medis, serta langkah pencegahannya. Dengan memahami bahaya penyakit ini, masyarakat diharapkan lebih menjaga pola makan, gaya hidup, serta melakukan pemeriksaan medis apabila gejala semakin sering muncul.
GERD adalah salah satu penyakit pencernaan yang umum terjadi di masyarakat modern. Pola hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan pedas dan berlemak, stres, hingga kebiasaan makan tidak teratur, menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Gejala awal seperti nyeri dada, rasa panas di dada (heartburn), dan regurgitasi asam sering kali dianggap sepele.
Namun, jika berlanjut dalam jangka panjang, GERD dapat merusak jaringan kerongkongan akibat paparan asam lambung yang berulang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan peradangan, luka, penyempitan kerongkongan, bahkan risiko kanker. Oleh karena itu, pemahaman mengenai penyakit ini sangat penting agar masyarakat dapat melakukan pencegahan serta penanganan sedini mungkin.
GERD terjadi ketika katup di antara lambung dan kerongkongan (Lower Esophageal Sphincter/LES) melemah, sehingga asam lambung mudah naik. Asam tersebut menyebabkan iritasi pada dinding kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Gejala umum yang sering muncul antara lain:
• Rasa panas di dada (heartburn).
• Asam atau makanan naik kembali ke mulut (regurgitasi).
• Nyeri dada yang mirip gejala jantung.
• Mual dan rasa perut penuh setelah makan.
• Batuk kronis atau suara serak di pagi hari.
• Sulit menelan (disfagia).
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami GERD antara lain:
Untuk mencegah GERD memburuk, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:
GERD merupakan penyakit pencernaan yang sering dianggap sepele, tetapi dapat menjadi berbahaya jika diabaikan. Naiknya asam lambung secara berulang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada kerongkongan hingga menimbulkan komplikasi serius. Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga pola makan, dan menghindari faktor pemicu. Penanganan sejak dini mampu meningkatkan kualitas hidup dan mencegah risiko kesehatan jangka panjang.
TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH Tbk berkomitmen mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten…
TerabasNews, Jakarta — Guru Besar Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Prof. Dr. Albertus…
TerabasNews, Bangka - Universitas Bangka Belitung (UBB) mengawali tahun 2026 dengan melantik dosen, pejabat akademik,…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Zulpan resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan pengangkatan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil…
TerabasNews, Bangka Selatan - Polres Bangka Selatan mengelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447…