Categories: PT. TIMAH

PT TIMAH Tbk Tanam Mangrove di Belitung, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Ekonomi Masyarakat

TerabasNews, BELITUNG — PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmen dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir Dusun Dudat, Desa Lassar, Kabupaten Belitung, Kamis (4/12/2025).

Penanaman pohoh mangrove yang dilakukan PT TIMAH Tbk ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Belitung Syamsudin, Kepala Desa Lassar Triska Arafat, serta masyarakat.

Program penanaman mangrove ini menjadi bagian dari upaya PT TIMAH Tbk untuk memperkuat ekosistem pesisir di wilayah lingkar tambang sekaligus mendukung rehabilitasi kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Belitung, Syamsudin, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi PT TIMAH Tbk. Menurutnya, penanaman mangrove sebagai langkah strategis untuk menjaga masa depan Belitung yang sangat bergantung pada kesehatan daerah pesisir.

“Mangrove bukan sekadar tumbuhan, tetapi penjaga masa depan. Ia melindungi pantai dari abrasi, menjadi rumah bagi biota laut, dan menyimpan blue carbon yang membantu menahan laju perubahan iklim,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Belitung, kata Syamsudin, menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas lingkungan hidup, termasuk rehabilitasi pesisir dan penguatan green economy.

“Dengan kolaborasi pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat, saya yakin upaya menjaga lingkungan akan memberikan manfaat luar biasa bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia berharap komitmen pelestarian lingkungan seperti yang dilakukan PT TIMAH Tbk dapat dilaksanakan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Lassar, Triska Arafat, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan PT Timah Tbk dalam menjaga kelestarian pesisir.

“Kami sangat berbahagia karena Dusun Dudat mendapat dukungan dari PT Timah. Artinya, PT Timah juga memperhatikan kelestarian laut kami,” ucapnya.

Triska mengungkapkan bahwa sebagian besar warga Desa Lassar berprofesi sebagai nelayan, sehingga kelestarian laut menjadi faktor penting dalam keberlangsungan ekonomi mereka.

“Mudah-mudahan bibit mangrove yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dan menjadi warisan bagi anak cucu kita. Mangrove sangat penting bagi kehidupan masyarakat pesisir,” katanya.

PT TIMAH Tbk secara konsisten melakukan penanaman mangrove di berbagai wilayah pesisir sebagai upaya memulihkan ekosistem, mencegah abrasi, sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat. Penanaman di Dusun Dudat menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjaga keseimbangan alam untuk masa depan Belitung. (*)

TerabasNews

Recent Posts

Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Desa Rajik<br>Ditangkap Polisi

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)Polres Bangka Selatan dan ResIntel Polsek Simpang Rimba…

5 hours ago

Tega! Diduga Sakit Hati, Pria di Bangka Selatan Tikam Tetangganya Sendiri

TerabasNews, BANGKA SELATAN - Seorang pria di Dusun Sungai Gusung,Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tega…

5 hours ago

Tingkatkan PAD dan Transparansi, Pemkot Pangkalpinang Uji Coba Sistem Parkir Online PKPsmart

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan persiapan penerapan sistem pembayaran parkir berbasis aplikasi…

10 hours ago

Dukung Anak Berkebutuhan Khusus Tumbuh Bermakna, PT TIMAH Gelar Seminar bagi Guru dan Orang Tua di Kabupaten Bangka

TerabasNews, BANGKA -- Dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus (ABK) terus dilakukan…

11 hours ago

PT TIMAH Perkuat Reklamasi Lahan Bekas Tambang untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

TerabasNews, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan reklamasi lahan…

11 hours ago

Dari Masjid hingga Fasilitas Sosial, PT TIMAH Hadirkan Dukungan untuk Kenyamanan dan Kebersamaan Warga

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kehadiran rumah ibadah di tengah masyarakat tidak hanya menjadi tempat menjalankan aktivitas…

11 hours ago