Pemkab Bateng Gelar Diklat Inklusi untuk Guru PAUD, Bupati: Semua Anak Punya Hak yang Sama
TerabasNews, Koba – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pendidikan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Inklusi bagi Guru PAUD di Aula Diklat BKPSDMD Bateng, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 10–11 November 2025.
Diklat tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pendidik PAUD dalam menangani dan mendidik anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah reguler.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman hadir membuka kegiatan, didampingi Bunda PAUD Bangka Tengah Eva Algafry.
Algafry mengatakan diklat ini merupakan inisiatif Dinas Pendidikan, khususnya Bidang PAUD, untuk memperkuat kapasitas guru menghadapi keberagaman peserta didik.
“Seyogyanya ada sekolah khusus inklusi, tapi karena kita punya keterbatasan, maka sekolah umum harus bisa menjadi tempat bagi anak berkebutuhan khusus untuk bersekolah,” ujar Algafry.
Ia memaparkan bahwa ada sekitar 400 anak berkebutuhan khusus di Bangka Tengah berdasarkan data Dinas Pendidikan.
“400 anak ini tidak mungkin semuanya masuk SLB. Karena itu kita siapkan guru-guru yang memahami pendidikan inklusi, bukan hanya SD dan SMP, tapi juga PAUD,” tegasnya.
Algafry juga berharap peserta diklat dapat menyebarkan pengetahuan yang didapat kepada rekan pendidik lainnya.
“Alhamdulillah sudah ada beberapa guru yang mendapat pelatihan inklusi dan membagikannya ke yang lain. Semoga ke depan semakin banyak guru yang mampu menerapkan pendidikan inklusi karena semua anak punya hak yang sama,” katanya.
Sementara itu, Plt Kadisdik Bangka Tengah Pangihutan Sihombing mengatakan diklat ini diikuti 45 guru PAUD dari berbagai lembaga.
“Kita tidak memungkiri banyak anak berkebutuhan khusus tersebar di Bangka Tengah, sehingga penting bagi guru PAUD memiliki kompetensi dasar untuk menangani mereka,” ujarnya.