Tegas dan Rasional

Pemkab Bangka Selatan gelar rapat koordinasi penanganan dan pencegahan konflik sosial

0 1,323

Terabasnews, Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penghentian Konflik serta Pemulihan Pascakonflik di Ruang Rapat Gunung Namak, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (16/10/2025).

Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut atas sejumlah insiden konflik sosial serta indikasi potensi konflik yang muncul di beberapa wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat sinergi antarperangkat daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah.

Kegiatan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Koordinasi Penanganan Konflik Sosial, yang meliputi tiga ruang lingkup, yakni pencegahan konflik, penghentian konflik, dan pemulihan pascakonflik.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., membuka rapat secara resmi. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kegiatan rapat ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di Kabupaten Bangka Selatan. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu kami mengundang TNI, Polri, aparat penegak hukum, serta seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menangani permasalahan sosial, terutama di tingkat desa yang rentan terpengaruh arus informasi cepat melalui media sosial.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, lanjut Debby, telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (Timdu PKS) sesuai Permendagri 42/2015. Tim tersebut diharapkan dapat berperan aktif dalam deteksi dini, pencegahan, hingga penanganan potensi konflik sosial.

“Langkah-langkah pencegahan sejak dini sangat penting agar masalah kecil tidak berkembang menjadi konflik besar. Semua pihak harus berperan aktif dalam upaya mitigasi dan penyelesaian masalah secara cepat dan tepat,” katanya.

Ia berharap rapat koordinasi tersebut dapat menghasilkan kesepahaman dan langkah konkret bersama dalam mendeteksi potensi konflik, mempercepat penanganan ketika terjadi, serta memastikan pemulihan sosial berjalan efektif.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen untuk terus menciptakan situasi yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutup Wabup Debby.

Leave A Reply

Your email address will not be published.