Categories: Pangkalpinang

Disnaker Pangkalpinang Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial

TerabasNews, PANGKALPINANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang secara proaktif melaksanakan sosialisasi kepada para pengusaha dan pemberi kerja terkait upaya pencegahan perselisihan dalam hubungan industrial. Kegiatan ini mencakup pemahaman mendalam mengenai mekanisme Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, pada hari Selasa (7/10), menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku usaha mengenai langkah-langkah strategis yang perlu diimplementasikan guna mencegah timbulnya konflik industrial di lingkungan kerja.

“Kami memberikan sosialisasi komprehensif kepada pengusaha dan pemberi kerja mengenai metode pencegahan PHK. Namun, apabila PHK tidak dapat dihindari, kami juga menyampaikan secara detail mekanisme dan prosedur yang harus diikuti,” ujar Amrah Sakti.

Lebih lanjut, Amrah Sakti menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi potensi peningkatan dinamika hubungan industrial seiring dengan proyeksi pemulihan kondisi perekonomian di masa mendatang.

“Seiring dengan harapan akan perbaikan kondisi perekonomian, dinamika hubungan industrial diperkirakan akan semakin meningkat. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya perselisihan. Oleh karena itu, kami mengambil inisiatif untuk memberikan pemahaman kepada pengusaha mengenai tata cara penyelesaian perselisihan apabila terjadi perbedaan pendapat di lingkungan perusahaan,” tuturnya.

Amrah Sakti juga menyoroti bahwa puncak perselisihan hubungan industrial terjadi pada periode tahun 2023 hingga awal tahun 2024, yang dipicu oleh dampak perubahan tata kelola pertimahan. Kondisi ini menyebabkan lonjakan signifikan pada angka kasus perselisihan, mencapai lebih dari 500 kasus.

“Saat ini, kondisi telah berangsur normal. Para pelaku industri cenderung lebih berhati-hati. Kami berharap akan ada perkembangan positif bagi perekonomian sehingga perusahaan dapat kembali beroperasi dengan lebih optimal,” imbuhnya.

Disnaker Pangkalpinang berharap bahwa langkah antisipatif melalui sosialisasi ini dapat berkontribusi pada terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan kondusif antara pekerja dan pemberi kerja di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang. (**)

TerabasNews

Recent Posts

Melayani Sepenuh Hati, Jasa Raharja Perkuat Edukasi Keselamatan dari Lingkungan Korban

TerabasNews, Jakarta, 28 November 2025 – Jasa Raharja terus menghadirkan pendekatan barudalam upaya menekan angka…

18 hours ago

Dewan Pertahanan Nasional Tinjau Program MBG di Kabupaten Belitung, PT TIMAH Serahkan Bantuan Peralatan Makan dan Alat Tulis untuk Siswa SDN 24 Tanjungpandan

TerabasNews, BELITUNG -- PT TIMAH Tbk mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber…

20 hours ago

Mobil Sehat PT TIMAH Hadir di Teluk Uma, Warga Antusias Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis

TerabasNews, KARIMUN -- PT TIMAH Tbk kembali menunjukan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui…

20 hours ago

Gubernur Hidayat Arsani Apresiasi Pelaksanaan Rakerda Partai Demokrat untuk Dukung Pembangunan Babel

TerabasNews, PANGKALPINANG - Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terhadap aktivitas…

20 hours ago

Mengurai Hambatan Hilirisasi Timah: Gagasan Segar Dr Ichwan Azwardi dalam Buku Terbarunya

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kegelisahan intelektual dan pengamatannya terhadap berbagai diskusi mengenai hilirisasi mineral tambang menjadi…

20 hours ago

Ketika Kulit Sapi Jadi Peluang, Perjalanan Kerupuk Kulit Sapi WanMiQ Bersama PT TIMAH Tbk

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Keinginan sederhana untuk menikmati kerupuk kulit sapi justru menjadi awal perjalanan usaha…

1 day ago