Wabup Basel Apresiasi PT Timah Serahkan 200 Paket Sembako untuk PMI Bangka Selatan di Momen HUT ke-80
Toboali – PT Timah Tbk menyerahkan bantuan 200 paket sembako kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Selatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PMI. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Timah, Sigit, kepada Ketua PMI Bangka Selatan yang juga Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., Jumat (19/9/2025).
Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian PT Timah terhadap program kemanusiaan yang dijalankan PMI di Bangka Selatan. Ketua PMI Kabupaten Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan PT Timah yang terus menunjukkan perhatian kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini PMI Bangka Selatan menerima 200 paket sembako dari PT Timah Tbk. Ini adalah dukungan luar biasa dan sangat bermanfaat bagi masyarakat kita. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat yang besar,” ujar Wabup Debby.
Selain untuk memperingati HUT ke-80 PMI, paket sembako tersebut juga akan disalurkan kepada para pendonor darah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam kegiatan kemanusiaan. Wabup Debby pun mengajak masyarakat untuk aktif mendonorkan darah mengingat kebutuhan darah di wilayah Bangka Selatan cukup tinggi.
“Ayo, Seperadik semua, jangan lupa donor darah. Setetes darah sangat bermanfaat untuk menyelamatkan nyawa sesama. Selain menyehatkan, donor darah juga menjadikan kita pahlawan kemanusiaan,” katanya.
Wabup Debby menambahkan, dukungan dari PT Timah Tbk mencerminkan komitmen perusahaan dalam tanggung jawab sosial di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, PMI, dan dunia usaha dapat terus terjalin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujarnya.
Sementara itu, pengurus PMI Bangka Selatan menyambut baik dukungan dari PT Timah karena bantuan tersebut akan memperkuat kegiatan donor darah dan kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi situasi darurat di daerah.